Connect with us

NASIONAL

Mantan Menlu Dino Patti Djalal Kritik Frekuensi Kunjungan Luar Negeri Prabowo

Aktualitas.id -

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (1/7/2025), dalam rangka kunjungan resmi ke Kerajaan Arab Saudi. (Tim Media Presiden)

AKTUALITAS.ID – Mantan Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengkritik frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dan menyarankan pola diplomasi yang lebih efisien melalui komunikasi virtual serta optimalisasi forum internasional.

Dino menilai diplomasi antarnegara tidak selalu harus dilakukan melalui kunjungan bilateral langsung karena perkembangan teknologi memungkinkan komunikasi antarpemimpin negara dilakukan melalui video call, telepon, maupun konferensi daring.

“Untuk menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia lain, kami menyarankan Presiden Prabowo lebih mengandalkan video call atau zoom call atau telepon,” kata Dino dalam video singkat, Senin (01/6/2026).

Menurut Dino, substansi utama dalam kunjungan bilateral umumnya hanya berlangsung dalam waktu terbatas, sementara sebagian besar agenda lainnya lebih bersifat seremonial.

“Pengalaman saya, suatu kunjungan bilateral biasanya hanya berpusat pada satu pembicaraan yang berlangsung selama satu jam, atau paling banter dua jam. Dan selebihnya basa-basi, jamuan, dan seremonial yang biasanya tidak perlu,” ujarnya.

Dino mengatakan komunikasi virtual dapat menghasilkan substansi diplomasi yang relatif sama sekaligus menekan biaya perjalanan luar negeri yang dinilai besar.

“Dengan satu video call yang bernilai nol rupiah, negara praktis dapat menghemat ratusan miliar dari perjalanan ke luar negeri, dan hasilnya dari segi substansi juga kurang lebih sama,” kata Dino.

Ia juga menilai pendekatan tersebut dapat merespons persepsi publik terkait efektivitas intensitas perjalanan luar negeri Presiden.

“Aksi penghematan melalui zoom call ini dapat menjawab persepsi masyarakat yang menganggap perjalanan Presiden ke luar negeri cenderung boros dan bersifat jalan-jalan,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, Dino mencontohkan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang disebut lebih sering melakukan komunikasi jarak jauh dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dibanding menggelar pertemuan bilateral langsung, meski Amerika Serikat merupakan mitra dagang utama Meksiko.

“Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sudah berkali-kali melakukan komunikasi dengan Presiden Trump dan belum melakukan pertemuan bilateral langsung, padahal Amerika merupakan mitra perdagangan terbesar Meksiko,” kata Dino.

Selain komunikasi virtual, Dino menyarankan Presiden Prabowo memanfaatkan forum internasional untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala negara sekaligus guna menekan biaya dan waktu perjalanan diplomatik.

“Untuk menghemat biaya dan waktu, kami juga menganjurkan agar Presiden Prabowo dapat memanfaatkan kunjungan ke suatu forum internasional untuk bertemu kepala negara lain yang juga hadir,” ujarnya. (Micko)

TRENDING