NASIONAL
Prabowo ke Prancis, Akademisi Pertanyakan Urgensi di Tengah Ekonomi Sulit
AKTUALITAS.ID – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis kembali menjadi sorotan setelah akademisi Universitas Airlangga Henri Subiakto mempertanyakan urgensi dan manfaat nyata lawatan luar negeri di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Kunjungan tersebut merupakan lawatan keempat Prabowo ke Prancis sejak menjabat sebagai presiden. Pemerintah menyebut agenda kenegaraan itu telah direncanakan sejak tahun lalu sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia di kawasan Eropa.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan kunjungan Presiden ke Prancis diharapkan memperkuat posisi Indonesia, terutama dalam berbagai kerja sama strategis yang telah terjalin.
“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” kata Teddy, Kamis (28/5/2026).
Namun, lawatan tersebut menuai kritik dari akademisi Universitas Airlangga Henri Subiakto. Melalui akun X pribadinya, Henri mempertanyakan efektivitas perjalanan luar negeri Presiden di tengah situasi ekonomi nasional yang menurutnya masih menjadi tantangan bagi masyarakat.
Henri menyoroti penggunaan anggaran negara untuk kunjungan luar negeri yang dinilai terlalu sering dilakukan saat nilai tukar rupiah melemah, pasar saham mengalami tekanan, dan harga kebutuhan pokok meningkat.
“Presiden kita seolah tidak memiliki rem dalam menggunakan uang negara. Istana perlu menjelaskan secara gamblang kepada rakyat apa hasil nyata dari setiap kunjungan luar negeri yang hampir dilakukan tiap minggu. Berapa besar anggaran negara yang dihabiskan hanya untuk perjalanan tersebut?” tulis Henri, dikutip Kamis (28/5/2026).
Henri juga menilai lingkaran terdekat Presiden seharusnya memberikan masukan mengenai skala prioritas penggunaan anggaran negara agar lebih selaras dengan kondisi masyarakat.
Sementara itu, pemerintah menegaskan lawatan Presiden ke Prancis merupakan bagian dari penguatan hubungan strategis Indonesia dengan negara mitra di Eropa. Kunjungan tersebut disebut telah dipersiapkan sejak tahun sebelumnya untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor. (Yan)
-
FOTO27/05/2026 22:23 WIBFOTO: Ketum AHY Kurban Sapi Limosin untuk Masyarakat Indonesia
-
RAGAM28/05/2026 06:30 WIBCatat! Pemotongan Hewan Kurban Ada Batas Akhirnya
-
NASIONAL28/05/2026 06:00 WIBDPR Akui Putusan MK Perkuat Keterwakilan Perempuan
-
OASE28/05/2026 05:00 WIBAlam Nasroh Jadi Penenang di Tengah Kesulitan
-
NASIONAL27/05/2026 21:00 WIBKakorlantas: Polantas Harus Rangkul Ojol, Bukan Sekadar Menilang
-
NASIONAL28/05/2026 14:30 WIBPolemik Kurban Presiden Rp100 Miliar, Akademisi: APBN Bukan untuk Ibadah Personal
-
JABODETABEK28/05/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Cerah di Hari Cuti Bersama
-
RAGAM27/05/2026 18:31 WIBRayakan Idul Adha 1447 Hijriah, Sejumlah Artis Ikut Berkurban

















