Connect with us

NASIONAL

Harta Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Naik Hampir Rp12 Miliar dalam Tiga Tahun, Didominasi Aset Properti

Aktualitas.id -

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah

AKTUALITAS.ID – Harta kekayaan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tercatat meningkat signifikan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, total kekayaannya naik hampir Rp12 miliar, dari Rp6,36 miliar menjadi Rp18,26 miliar.

Berdasarkan LHKPN 2022 yang disampaikan pada 28 Februari 2023, Febrie melaporkan total kekayaan sebesar Rp6.360.108.742. Sementara dalam LHKPN periode 2025 yang dilaporkan pada 7 Maret 2026, nilai kekayaannya meningkat menjadi Rp18.261.445.180.

Artinya, terdapat kenaikan sebesar Rp11.901.336.438 atau hampir tiga kali lipat dibandingkan laporan awal setelah ia menjabat sebagai Jampidsus.

Kenaikan tersebut terutama berasal dari bertambahnya aset properti.

Aset Properti Bertambah

Pada LHKPN 2022, nilai tanah dan bangunan yang dimiliki Febrie mencapai Rp4.023.346.000. Aset tersebut terdiri atas empat bidang properti, yakni:

  • Tanah dan bangunan seluas 220 meter persegi/180 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp2.308.250.000.
  • Tanah seluas 652 meter persegi di Tangerang Selatan senilai Rp597.232.000.
  • Tanah seluas 704 meter persegi di Tangerang Selatan senilai Rp644.864.000.
  • Tanah seluas 2.301 meter persegi di Kabupaten Bandung senilai Rp473.000.000.

Dalam LHKPN 2025, nilai aset tanah dan bangunan meningkat menjadi Rp14.852.820.000. Kenaikan tersebut dipicu oleh penambahan satu aset baru berupa tanah dan bangunan seluas 638 meter persegi dengan luas bangunan 200 meter persegi di Jakarta Selatan yang dilaporkan bernilai Rp10.829.474.000.

Empat aset properti yang telah dilaporkan pada 2022 masih tercantum dengan nilai yang sama.

Koleksi Kendaraan Bertambah

Nilai aset kendaraan juga mengalami peningkatan.

Pada LHKPN 2022, Febrie tercatat memiliki tiga mobil dengan total nilai Rp1.332.000.000, yaitu:

  • Honda HR-V RU5 1.8 tahun 2018 senilai Rp300 juta.
  • Toyota Land Cruiser Prado 2.7 tahun 2020 senilai Rp502 juta.
  • Peugeot New 2008 AT tahun 2018 senilai Rp530 juta.

Dalam laporan terbaru, nilai alat transportasi dan mesin meningkat menjadi Rp2.310.500.000 setelah adanya penambahan satu unit Toyota Alphard 2.5G A/T tahun 2021 yang ditaksir bernilai Rp978.500.000.

Kas dan Harta Bergerak Naik

Selain properti dan kendaraan, kenaikan juga terjadi pada kategori harta bergerak lainnya. Nilainya meningkat dari Rp32,4 juta pada 2022 menjadi Rp60 juta pada 2025.

Kas dan setara kas juga bertambah dari Rp872.362.742 menjadi Rp938.125.180.

Sementara itu, nilai harta lainnya tetap sebesar Rp100 juta. Dalam dua laporan tersebut, Febrie juga tidak mencantumkan kepemilikan surat berharga.

LHKPN juga menunjukkan bahwa Febrie tidak memiliki utang pada periode pelaporan 2022 maupun 2025. Dengan demikian, seluruh aset yang dilaporkan menjadi nilai kekayaan bersihnya.

TRENDING

Exit mobile version