NUSANTARA
BMKG: Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Jawa-Bali Masih Tinggi pada Februari
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa hingga Bali sepanjang Februari 2026. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim hujan, terutama kawasan di selatan garis ekuator.
“Secara umum, wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim hujan, khususnya di wilayah selatan ekuator yang meliputi Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, serta sebagian Kalimantan dan Sulawesi Selatan,” ujar Andri kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Ia menambahkan, pada wilayah-wilayah tersebut potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi, terutama selama bulan Februari.
“Pada wilayah-wilayah tersebut, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi, terutama pada bulan Februari,” sambungnya.
Meski demikian, BMKG menyebut intensitas hujan pada Februari bersifat bervariasi dan secara bertahap mulai menunjukkan tren penurunan dibandingkan Januari.
“Memasuki bulan Februari, hujan masih berpeluang terjadi dengan intensitas yang bervariasi, meskipun secara bertahap mulai menunjukkan kecenderungan menurun dibandingkan Januari,” kata Andri.
BMKG juga memprakirakan intensitas curah hujan akan semakin berkurang pada Maret, seiring masuknya sebagian wilayah Indonesia ke dalam masa peralihan menuju musim kemarau.
“Menjelang bulan Maret, intensitas curah hujan diprakirakan akan semakin berkurang seiring dengan mulai masuknya sebagian wilayah ke dalam periode transisi dari musim hujan menuju musim kemarau,” jelasnya.
Namun demikian, BMKG mengingatkan bahwa perubahan cuaca yang cepat serta gangguan dinamika atmosfer yang masih aktif dapat memicu hujan lebat hingga badai di sejumlah wilayah.
“Karena Februari masih termasuk dalam periode musim hujan, kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tetap perlu dijaga. Kondisi cuaca sangat dipengaruhi oleh dinamika atmosfer seperti monsun dan gangguan atmosfer lainnya,” paparnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
“BMKG terus melakukan pemantauan secara intensif dan akan menyampaikan pembaruan informasi cuaca secara berkala kepada masyarakat luas. Pantau terus informasi cuaca dari berbagai kanal resmi BMKG,” pungkas Andri. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL01/08/2026 11:00 WIBIsu Nuklir Disinggung, Siaran Prabowo Mendadak Berhenti
-
OTOTEK01/08/2026 11:30 WIBBegini Cara Mengetahui Password Gmail yang Lupa
-
NASIONAL01/08/2026 16:00 WIBDPR Tantang Menkes Jelaskan Angka Fantastis 112 Juta Warga Kurang Gizi
-
NUSANTARA01/08/2026 12:30 WIBModus Uang Jajan, Waria Sodomi 7 Remaja di Lombok Tengah
-
DUNIA01/08/2026 15:00 WIBAncaman Iran Bikin Trump Geram
-
EKBIS01/08/2026 13:30 WIBDaftar 10 Bank Bangkrut per Juli 2026
-
NUSANTARA01/08/2026 14:30 WIBKakek 69 Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali
-
POLITIK01/08/2026 14:00 WIBHasan Nasbi Sebut Londo Ireng Itu Kelompok Pembuat Gaduh

















