NUSANTARA
Begal Lintas Provinsi Tewas Ditembak Polisi
AKTUALITAS.ID – Pelarian panjang komplotan begal lintas provinsi yang diduga kerap meresahkan warga akhirnya berakhir. Seorang pelaku tewas setelah ditembak polisi saat berusaha kabur dan diduga mengacungkan senjata api rakitan ke arah petugas dalam aksi kejar-kejaran dramatis di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Pelaku yang tewas diketahui bernama Umar Mutohar (33), sedangkan rekannya Dwi Sambodo (32) berhasil diringkus hidup-hidup dan kini menjalani pemeriksaan intensif. Keduanya merupakan residivis yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor dan pembegalan di berbagai wilayah.
Penangkapan berlangsung setelah Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulang Bawang melacak keberadaan keduanya dari hasil penyelidikan kasus pencurian dua sepeda motor milik warga.
Jejak para pelaku terungkap setelah aksi mereka terekam kamera CCTV. Rekaman itulah yang menjadi pintu masuk polisi untuk mengidentifikasi dan memburu keduanya.
Saat hendak ditangkap di kawasan Pasar Unit 2 Banjar Agung, kedua pelaku justru berusaha melarikan diri. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan.
Situasi memanas ketika Umar diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan mengarahkannya ke petugas yang melakukan pengejaran. Karena dianggap membahayakan keselamatan anggota di lapangan, polisi mengambil tindakan tegas terukur.
Tembakan petugas mengenai tubuh Umar hingga membuatnya tersungkur. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan identitas kedua pelaku berhasil diungkap dari hasil penyelidikan dan analisis rekaman CCTV.
Polisi juga menduga kedua pelaku tidak hanya beraksi di Tulang Bawang, tetapi memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus curanmor di wilayah lain, termasuk Jakarta.
Yang lebih mengkhawatirkan, hasil penyelidikan sementara mengindikasikan para pelaku kerap membawa senjata api rakitan saat menjalankan aksinya. Dugaan ini membuat polisi kini memperluas penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh jaringan dan lokasi kejadian yang pernah mereka lakukan,” kata AKP Apfryyadi.
Saat ini, Satreskrim Polres Tulang Bawang masih memburu kemungkinan pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan curanmor dan pembegalan tersebut. Polisi juga menelusuri kemungkinan keterkaitan komplotan ini dengan sejumlah kasus serupa yang belum terungkap di berbagai daerah.
Terungkapnya kasus ini sekaligus menjadi peringatan bahwa jaringan pencurian kendaraan bermotor dan pembegalan masih menjadi ancaman serius, terutama ketika pelaku diduga membekali diri dengan senjata api saat beraksi. (Irawan/Mun)
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
RIAU17/07/2026 15:05 WIBPolisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Pelalawan, Lima Pelaku Diamankan
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa
-
NASIONAL17/07/2026 09:00 WIBKPK Telusuri Motif Amplop ke Menhut Raja Juli
-
NUSANTARA17/07/2026 08:30 WIBGara-Gara Korek Api, Dua Rumah di Parepare Ludes Terbakar
-
NASIONAL17/07/2026 07:00 WIBTNI Selidiki Penyebab Ledakan Gudang Munisi di Madiun
-
DUNIA17/07/2026 08:00 WIBIsrael Klaim Hamas Masih Sangat Kuat di Gaza
-
EKBIS17/07/2026 14:00 WIBMenteri PKP: Hingga Pertengahan Juli 2026 Capaian Saluran Rumah Subsidi Sudah Lebih dari 102.900 Unit

















