Connect with us

NUSANTARA

Polisi Tetapkan Anggota DPRD Medan Tersangka Pengeroyokan

Aktualitas.id -

Ilustrasi pegeroyokan, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Seorang anggota DPRD Medan berinisial AT resmi menyandang status tersangka setelah diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap tetangganya sendiri. Penetapan tersangka tersebut menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan dalam menaati hukum.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis memastikan proses hukum telah berjalan dan status hukum AT telah meningkat menjadi tersangka.

“Yang bersangkutan sudah tersangka,” ujar Adrian.

Kasus ini bermula pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Tapanuli, Kecamatan Medan Barat. Korban, Robin Marojahan Silalahi (52), mengaku saat itu sedang mengemudikan mobil menuju rumahnya bersama seorang anggota keluarga.

Menurut pengakuan Robin, insiden berawal ketika mobil yang dikendarainya melewati polisi tidur. Ia mengaku tanpa sengaja menekan pedal gas sehingga suara mesin mobil terdengar lebih keras.

BACA JUGA  Langgar Aturan Warga Amerika Serikat Dideportasi

Robin menduga suara tersebut memicu kemarahan AT yang sedang berjalan kaki bersama anaknya. Ia mengklaim AT kemudian memukul bodi mobil miliknya sebelum mengejar kendaraan tersebut.

Saat Robin menghentikan mobil dan membuka kaca untuk mempertanyakan tindakan tersebut, situasi disebut berubah menjadi cekcok. Robin menuduh dirinya dipukul oleh AT bersama anaknya yang berinisial D.

Korban mengaku tidak dapat keluar dari mobil karena dihalangi oleh anak AT. Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Robin mengalami memar pada bagian wajah dan lengan.

Penetapan tersangka terhadap AT menjadi perkembangan penting dalam perkara ini. Meski demikian, proses hukum masih terus berjalan, dan setiap tersangka berhak atas asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

BACA JUGA  Isu Mogok Sopir Picu Kelangkaan BBM di Sumut

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan tindak pidana yang melibatkan seorang anggota legislatif. Masyarakat kini menanti langkah lanjutan dari aparat penegak hukum serta sikap lembaga tempat AT menjabat terhadap proses hukum yang sedang berlangsung. (Irawan/Mun)

TRENDING