Connect with us

NUSANTARA

Karhutla di Kawasan Gunung Bromo Meluas

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo terus meluas dan belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Hingga Rabu (5/8/2026), luas lahan yang terdampak dilaporkan telah mencapai sekitar 80 hektare, sementara titik-titik api baru masih terus bermunculan di sejumlah lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan api kini tidak hanya membakar kawasan Watugede di wilayah Kabupaten Lumajang, tetapi juga menjalar ke area sekitar Lautan Pasir, membuat operasi pemadaman semakin kompleks.

“Karena memang bergerak terus apinya, hingga hari ini sudah sekitar 80 hektare lahan yang terbakar. Hari ini ada titik api di sekitar Watugede dan juga di kawasan Lautan Pasir,” ujar Gatot.

BACA JUGA  Satreskrim Probolinggo Ringkus Pencuri Koper Turis Asing

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), relawan, hingga unsur terkait lainnya terus berjibaku memadamkan kobaran api.

Meski beberapa titik berhasil dikendalikan, medan ekstrem di lereng Kaldera Bromo menjadi tantangan besar. Kontur kawasan yang curam dipadukan dengan embusan angin kencang membuat api mudah berpindah dan sulit dijangkau petugas.

“Kita tahu kontur wilayah Bromo di dekat Kaldera sangat terjal, sehingga teman-teman di lapangan mengalami kesulitan saat melakukan pemadaman,” jelas Gatot.

Untuk mempercepat penanganan di lokasi yang sulit dijangkau, petugas mengerahkan drone water spray berkapasitas 150 liter. Teknologi ini digunakan untuk menyiram titik-titik api dan bara yang masih tersembunyi di sela-sela lereng serta vegetasi kering yang berpotensi kembali menyala.

BACA JUGA  Bromo Lockdown Wisata 4 Hari untuk Ritual Yadnya Kasada

Selain pemadaman manual dengan metode gepyok, penggunaan drone diharapkan mampu menekan penyebaran api yang terus bergerak akibat tiupan angin.

Karhutla yang terus meluas tidak hanya menghanguskan vegetasi alami di kawasan konservasi, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas pariwisata. Demi mengutamakan keselamatan pengunjung dan kelancaran operasi pemadaman, BB TNBTS menutup sementara akses wisata Gunung Bromo dari arah Lumajang maupun Malang.

“Kami berharap dengan dukungan BNPB proses pemadaman bisa berlangsung lebih cepat. Saat ini akses menuju Bromo dari arah Lumajang dan Malang masih ditutup,” kata Gatot.

Hingga kini, petugas masih terus melakukan pemantauan dan pemadaman di sejumlah titik yang dinilai rawan kembali menyala. Kondisi cuaca, arah angin, serta sulitnya medan menjadi faktor utama yang membuat operasi pemadaman berlangsung lebih berat.

BACA JUGA  Bromo Diserbu 6 Ribu Wisatawan Saat Libur Iduladha

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki kawasan yang ditutup serta mematuhi seluruh arahan petugas demi menghindari risiko akibat kebakaran yang hingga kini masih belum sepenuhnya terkendali. (Kusuma/Mun)

TRENDING