OTOTEK
Kendaraan Niaga Picu Pertumbuhan Ekonomi Nasional
AKTUALITAS.ID – Kebutuhan kendaraan komersial memberikan dampak ekonomi yang sangat luas, dan membuat industri otomotif nasional dinilai memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan tersebut.
Kebutuhan hal itu terlihat dari semakin beragamnya pilihan kendaraan niaga yang ditawarkan produsen otomotif, termasuk melalui inovasi teknologi mesin konvensional hingga kendaraan listrik.
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian mengatakan bila industri otomotif di Indonesia mampu untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial, tentunya memberikan multiplier effect yang positif.
“Hal tersebut karena saat ini sudah terdapat beberapa pabrikan otomotif di dalam negeri yang juga meniagakan segmen komersial ringan, memiliki rantai pemasok dan jaringan pelayanan serta didukung tenaga kerja lokal yang kompeten,” kata Ricky Christian melalui keterangan resminya, di Jakarta.
Untuk merealisasikan hal positif itu, Wuling Motors ikut berpartisipasi melalui dua model yang menyasar kebutuhan mobilitas bisnis di Indonesia, yakni Formo Max dan Mitra EV.
Pada segmen kendaraan komersial ringan (Light Commercial Vehicle/LCV), Formo Max hadir sebagai pick-up yang dirancang untuk menunjang produktivitas usaha.
Kendaraan ini mengusung mesin depan 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 98 HP dengan torsi 140 Nm. Performa tersebut dipadukan dengan bak muatan berukuran besar, yaitu 2.695 mm x 1.725 mm, yang dapat dibuka dari tiga sisi untuk memudahkan proses bongkar muat barang.
Tak hanya fokus pada daya angkut, Formo Max juga menawarkan kenyamanan layaknya mobil penumpang. Fitur seperti AC, Electric Power Steering (EPS), dan power window disematkan untuk mendukung kenyamanan pengemudi dalam aktivitas distribusi harian. Sementara dari sisi keselamatan, kendaraan ini telah dilengkapi sistem pengereman ABS dan EBD.
Di sisi lain, Wuling juga mendorong transformasi mobilitas bisnis yang lebih ramah lingkungan melalui Mitra EV. Kendaraan listrik komersial berbentuk van ini dirancang untuk mendukung efisiensi operasional sekaligus menjawab kebutuhan logistik perkotaan tanpa emisi.
Mitra EV memiliki kapasitas kargo hingga 6,5 meter kubik dengan ruang muatan yang luas. Kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC.
Untuk mendukung mobilitas yang praktis, fitur pengisian cepat memungkinkan baterai terisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Model ini tersedia dalam dua pilihan varian, yakni blind van untuk kebutuhan logistik serta minibus untuk mobilitas penumpang.
Kehadiran Formo Max dan Mitra EV juga didukung oleh fasilitas produksi lokal serta jaringan layanan purnajual yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga diharapkan mampu mendukung kebutuhan mobilitas pelaku usaha secara berkelanjutan.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL10/08/2026 11:00 WIBSertifikat Pramuka Garuda Tak Bikin Lolos Polri Tanpa Tes
-
POLITIK10/08/2026 06:00 WIBSurvei IPO: Teddy Indra Wijaya Masuk 3 Besar Menteri Terbaik
-
EKBIS10/08/2026 09:30 WIBIHSG Awal Pekan Dibuka Melesat ke Level 6.440,308 Saham Kompak Hijau
-
OASE10/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Ungkap Gunung Akan Hancur di Hari Kiamat
-
POLITIK10/08/2026 09:00 WIBPDIP: Gaji Kepala Daerah Belum Saatnya Naik
-
EKBIS10/08/2026 10:00 WIBRupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia
-
JABODETABEK10/08/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Awal Pekan Tembus 34°C
-
JABODETABEK10/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin Hadir di 5 Wilayah

















