FOTO
FOTO: Peringatan 16 Tahun CFI-CFF di Kementerian KKP
AKTUALITAS – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono (ketiga kiri) bersama (ki-ka) Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP Koswara, Direktur Eksekutif CTI-CFF Regional Secretariat Dr. Keith Frank Griffin, Duta Besar Papua New Guinea (PNG) Simon Namis, Sekjen KKP Rudy Heriyanto Adi Nugroho, dan Kedutaan Kepulauan Salomon Tania Whickham saat acara peringatan 16 Tahun Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Dalam sambutannya Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan pentingnya menjaga ekosistem terumbu karang. Ekosistem tersebut sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan bagi Indonesia maupun global.
CTI-CFF merupakan kemitraan multilateral 6 negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon dan Timor Leste. Kemitraan ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan ekosistem dan masyarakat pesisir, dengan ketahanan pangan dan penghidupan berkelanjutan.
Hal ini dilakukan melalui konservasi dan pengelolaan laut yang berkelanjutan di wilayah Segitiga Terumbu Karang.
Menteri Trenggono mengungkapkan, Coral Triangle atau Segitiga Terumbu Karang merupakan kawasan geografis laut tropis yang diakui secara global sebagai pusat keanekaragaman hayati. AKTUALITAS.ID/Dede Kurniawan
-
JABODETABEK28/08/2026 14:15 WIBKericuhan DPR Meluas, Satu Orang Dikabarkan Tewas di Tengah Chaos
-
NASIONAL28/08/2026 14:00 WIBSahroni Optimistis RUU Perampasan Aset Tuntas Tepat Waktu
-
RIAU28/08/2026 14:30 WIBPolda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Orang Jadi Tersangka
-
NUSANTARA28/08/2026 13:30 WIBDJ Cantik Medan Diciduk Jual Vape ‘Pod Getar’
-
JABODETABEK28/08/2026 15:30 WIBPemprov DKI Sesalkan Aksi Perusakan CCTV
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
NASIONAL28/08/2026 17:00 WIBKabur ke Singapura, Bos Planet Batam Yuwanky Akhirnya Dicokok Bareskrim
-
JABODETABEK28/08/2026 20:00 WIBAsyik Ngopi di Gang, Siswa SMA Diseret dan Dihajar Kelompok Diduga Ormas

















