PAPUA TENGAH
Kepala Suku Besar Mee Dorong Penyelesaian Adat Terkait Batas Wilayah Kapiraya
AKTUALITAS.ID – Kepala Suku Besar Mee Provinsi Papua Tengah, Melkias Moyapa, mengajak Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta Pemerintah Kabupaten Mimika, Deiyai, dan Dogiyai untuk bersinergi mempercepat penyelesaian sengketa batas wilayah di Kapiraya.
Melkias menegaskan bahwa persoalan yang melibatkan Suku Mee dan Suku Kamoro ini murni merupakan urusan batas wilayah adat, bukan isu politik.
Ia berharap proses penyelesaian tidak berlarut-larut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Setelah berdialog langsung dengan warga, saya tegaskan ini murni persoalan adat yang harus diselesaikan dengan kepala dingin,” ujar Melkias melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2026).
“Tidak benar jika ada anggapan bahwa masalah ini ditunggangi kepentingan politik tertentu,” sambungnya.
Sebagai langkah konkret untuk memulihkan keharmonisan dan harkat masyarakat, Melkias merumuskan tiga poin utama yang diharapkan dapat dijalankan oleh pihak-pihak terkait.
Yang pertama mengenai kepastian hukum. Melkias mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas tindakan kriminal yang sempat terjadi agar keadilan tetap tegak bagi semua pihak.
Kedua, Melkias mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten untuk membangun kembali rumah warga yang rusak sebagai bentuk pemenuhan hak dasar dan perlindungan masyarakat.
Dan yang terakhir yakni ke ndorong agar teknis penyelesaian batas wilayah diserahkan sepenuhnya kepada musyawarah para Kepala Suku, tokoh agama, dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA).
“Kita ingin kembali duduk bersama sebagai saudara. Sudah saatnya persoalan ini diselesaikan secara bermartabat melalui kearifan lokal agar anak cucu kita di Kapiraya dapat hidup berdampingan dengan damai,” ungkapnya.
Melkias juga menyampaikan harapannya agar tokoh masyarakat dan lembaga adat dari Suku Kamoro memiliki kesiapan yang sama untuk mengedepankan dialog demi mencapai mufakat.
(Ahmad/goeh)
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
NUSANTARA20/09/2026 14:00 WIBApi Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota
-
NASIONAL20/09/2026 13:00 WIBGMNI Dikaitkan PKI, Abdul Hafid Beri Ultimatum 2×24 Jam
-
DUNIA20/09/2026 12:00 WIBIran Gantung Mata-mata Mossad
-
NASIONAL20/09/2026 16:00 WIBPengamat SDI: Prabowo Pertegas Dukungan Palestina dari Gontor
-
NUSANTARA20/09/2026 17:00 WIBJelang Pilkades, Kantor Bupati Bekasi Digembok Warga
-
JABODETABEK20/09/2026 22:00 WIBBalap Liar di Puncak Berujung Maut
-
DUNIA20/09/2026 18:00 WIBSaudi Klaim Gagalkan Rudal Houthi

















