POLITIK
Hasto: Visi dan Jiwa Muda Lebih Penting daripada Penampilan
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menilai penampilan calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mampu menyaingi Sandiaga Uno dalam debat Cawapres yang digelar di Hotel Sultan, Minggu (17/3/2019). “Terbukti, bahwa Visi dan jiwa muda jauh lebih penting daripada sekedar berpenampilan muda namun miskin kebijaksanaan,” kata Hasto di Jakarta, Senin (18/3/2019). […]
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menilai penampilan calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mampu menyaingi Sandiaga Uno dalam debat Cawapres yang digelar di Hotel Sultan, Minggu (17/3/2019).
“Terbukti, bahwa Visi dan jiwa muda jauh lebih penting daripada sekedar berpenampilan muda namun miskin kebijaksanaan,” kata Hasto di Jakarta, Senin (18/3/2019).
Menurutnya, faktor kunci keberhasilan Ma’ruf pada debat cawapres tersebut adalah, Ma’ruf mempunyai kebersihan hati dan pikiran.
“Jam terbang seorang pemimpin yang terus berdialektika dengan umat. Terbukti karakter jauh lebih penting daripada tampilan.,” ujar Sekjen PDIP ini.
Dirinya menilai, saat ini telah lahir seorang pemimpin ulama yang mengerti akan semua yang dihadapi bangsa.
“Selamat datang pemimpin Islami penuh pemahaman kebijaksanaan lokal, dan modern di dalam alam pikiran dan gagasan,” tandasnya. (Kiki Budi Hartawan).
-
NASIONAL21/07/2026 16:00 WIBHotman dan Hilangnya Perkara Febrie dari Panggung Publik
-
RIAU21/07/2026 11:29 WIBWabup Bagus Santoso Resmikan HKG PKK ke-54 dan Sosialisasi 6 SPM Posyandu
-
JABODETABEK21/07/2026 08:30 WIBPolisi Bongkar Fakta Baru Kasus Pengacara Tewas
-
EKBIS21/07/2026 09:30 WIBIHSG Meledak Hijau Lagi
-
POLITIK21/07/2026 09:00 WIBBawaslu Temukan Ribuan Data Pemilih Bermasalah
-
DUNIA21/07/2026 08:00 WIBPentagon Dituding Tutupi Korban Serangan Iran
-
Berita21/07/2026 20:50 WIBPekerja Pertamina Balongan Gelar Aksi Melawan ‘Sunat’ Upah akibat Pergantian Vendor
-
NASIONAL21/07/2026 17:00 WIBGERTAK: Presiden Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum Kasus Febrie

















