POLITIK
DPR Minta Polisi Tak Perumit Laporan untuk Masyarakat, Jangan Terhalangi Keadilan
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam jajaran kepolisian karena dinilainya telah memperumit laporan kejadian pembunuhan yang menimpa bos rental mobil di Tol Tangerang-Merak. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, namun laporan tidak digubris hingga akhirnya bertindak mengejar pelaku tanpa memperhatikan keselamatan.
Sahroni berharap kepolisian dapat melakukan evaluasi dan inovasi terkait mekanisme pelaporan kasus untuk memudahkan korban mendapatkan keadilan. “Pihak polisi harus lebih memiliki kepekaan terhadap korban. Jangan perumit korban dengan prosedur administratif,” ujarnya, Senin (6/1/2025).
Dia juga mengingatkan bahwa tidak semua masyarakat paham alur prosedur pelaporan kasus. “Korban sudah panik, mana sempat mikir harus bawa dokumen ini itu. Ya tapi itulah budaya polisi selama ini yang harus kita perbaiki,” tambah Sahroni.
Sahroni meminta pihak Propam (Pusat Pelaporan Masalah Pelaksanaan Hukum) untuk mengusut kejadian ini secara objektif dan transparan. “Pokoknya Propam tangani kejadian ini secara tegas. Apakah ada kelalaian? Atau murni kerumitan administrasi saja?,” pungkasnya.
Insiden serupa di mana korban melaporkan kejadian pembunuhan ke polisi, namun laporan tidak digubris, kemungkinan akan memberikan gambaran tentang bagaimana kepolisian harus menangani kasus tersebut dengan lebih baik dan lebih cepat untuk mendapatkan keadilan bagi korban. (Enal Kaisar)
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
POLITIK31/07/2026 14:00 WIBPKB Soroti 60 Persen Kepala Daerah dan Wakil Tak Harmonis
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
JABODETABEK31/07/2026 15:30 WIBRemaja 14 Tahun Hilang Setelah Terseret Arus Ciliwung
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini
-
NUSANTARA01/08/2026 08:30 WIBBMKG Ungkap Daerah Paling Parah Dilanda Kekeringan

















