POLITIK
Puan Maharani: “Jangan Berandai-andai soal Mundurnya Megawati
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP PDIP Puan Maharani menanggapi usulan mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon yang meminta Megawati Soekarnoputri mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP.
Usulan tersebut muncul sebagai reaksi atas penetapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam sebuah kasus hukum.
Dalam pernyataannya di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Puan menegaskan pentingnya saling menghargai dan tidak berandai-andai mengenai masa depan kepemimpinan partai. “Kita jangan berandai-andai. Kita saling menghargai dan menghormati proses internal yang ada di suatu partai,” ujarnya pada Jumat (10/1/2025).
Puan juga menekankan bahwa setiap perubahan struktur partai akan dilakukan melalui Kongres yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April mendatang. “Nanti kita ikuti Kongres itu akan berjalan seperti apa dan Kongres itu masih bulan April yang akan datang,” tambahnya.
Effendi Simbolon sendiri mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus yang melibatkan Hasto. Ia beranggapan bahwa mundurnya Mega sebagai ketua umum adalah tindakan yang tepat sebagai bentuk pertanggungjawaban. “Harus ada pertanggungjawaban dari ketua umum, ini kan ada pelanggaran hukum,” ujarnya, menekankan bahwa situasi ini bukan hanya mengenai etika, melainkan soal masalah hukum yang serius.
Tanggapan ini mencerminkan dinamika internal PDIP yang saat ini dihadapkan pada tantangan hukum yang mempengaruhi struktur dan kepemimpinan partai. Dengan Kongres yang akan datang, banyak pihak yang menantikan keputusan dan langkah selanjutnya dari partai berlambang banteng tersebut. (Damar Ramadhan)
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 04:00 WIBDKPP Jatuhkan Sanksi Etik ke Bawaslu Intan Jaya
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan

















