POLITIK
KPPD Gelar Diskusi Bahas Dampak Putusan MK Terhadap Kontestasi Pemilu 2029
AKTUALITAS.ID – Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPPD) menggelar kegiatan diskusi bertajuk “Menakar Dampak Putusan MK Terhadap Kontestasi 2029” di Media Center, Gedung Bawaslu RI, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah narasumber penting, termasuk Anggota Komisi II DPR RI Giri Ramanda Kiemas, Anggota KPU RI August Mellaz, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, dan Peneliti Perludem Heroik M Pratama. Diskusi ini dipandu langsung oleh Ketua Umum KPPD Achmad Satryo Yudhantoko, yang juga merupakan pewarta dari RMOL.id.
Dalam kesempatan tersebut, Heroik M Pratama dari Perludem menyampaikan pihaknya telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait desain keserentakan pemilu. Ia menjelaskan permasalahan yang sama dari pemilu sebelumnya kembali muncul pada Pemilu Serentak 2024, sehingga Perludem kembali melakukan judicial review terhadap ketentuan desain tersebut. Heroik menambahkan sejak awal mereka mendukung agar Pemilu Serentak dilakukan secara nasional dan lokal secara bersamaan.
Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyerahkan sepenuhnya penanganan putusan MK kepada DPR untuk disikapi dan dilakukan melalui pembahasan undang-undang. Ia menegaskan bahwa Bawaslu membutuhkan waktu yang cukup dalam melaksanakan ketentuan UU terkait pelaksanaan pemilu.
Di sisi lain, Anggota KPU RI August Mellaz menyatakan KPU tidak memiliki kapasitas untuk mengomentari putusan MK karena tugas utamanya adalah melaksanakan undang-undang. Ia menegaskan yang berhak menanggapi adalah DPR, sementara KPU akan tetap menjalankan tugas sesuai sumpah janjinya.
Giri Ramanda Kiemas dari Komisi II DPR menilai putusan MK berpotensi memunculkan perubahan pada Undang-Undang Dasar melalui penambahan pasal-pasal tertentu. Ia menambahkan saat ini partai politik masih mengkaji dampak dari putusan tersebut dan meminta publik bersabar menunggu hasil kajian dari berbagai parpol.
Diskusi ini menunjukkan berbagai pihak masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait implikasi hukum dan politik dari putusan MK yang akan mempengaruhi kontestasi politik menjelang pemilu 2029. (Ari Wibowo/Mun)
-
DUNIA18/08/2026 21:00 WIBIran Ancam Serang Selat Hormuz Jika Negosiasi Gagal
-
OASE19/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Rahasia Keadilan Allah di Hari Kiamat
-
JABODETABEK19/08/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jam Rawan Hujan di Jakarta Rabu
-
Berita18/08/2026 20:00 WIBBMKG : Gelombang 4 Meter Hantam Samudra Hindia
-
POLITIK19/08/2026 10:00 WIBDicecar Wartawan Soal Uang Dollar, Raja Juli Mendadak Bungkam
-
EKBIS18/08/2026 19:00 WIBParipurna DPR Sepakati RUU Migas
-
NUSANTARA19/08/2026 07:30 WIBAnak Krakatau Erupsi 19 Kali di Hari Kemerdekaan
-
OASE18/08/2026 22:00 WIB12 Rabiul Awal 1448 H Jatuh 25 Agustus 2026

















