POLITIK
Raja Juli Antoni Dipanggil DPR karena Main Domino dengan Eks Tersangka Illegal Logging
AKTUALITAS.ID – Komisi IV DPR RI berencana memanggil Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni setelah beredarnya foto dirinya tengah bermain domino bersama eks Menteri P2MI Abdul Kadir Karding dan Aziz Wellang, mantan tersangka kasus pembalakan liar (illegal logging).
Anggota Komisi IV DPR Johan Rosihan mengatakan, pemanggilan itu akan dilakukan dalam rapat kerja pada Rabu (10/9/2025), bersamaan dengan agenda bersama Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Dari meja pimpinan nanti kita lihat, mungkin isu ini bisa diangkat karena sudah jadi perhatian publik,” kata Johan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2025).
Johan menilai tindakan Raja Juli tidak etis, apalagi kementeriannya tengah fokus menekan praktik pembalakan liar.
“Pejabat publik harus mawas diri. Kalau di kehutanan, kita lagi concern soal pembalakan. Lalu ketemu dengan pelaku yang pernah terjerat kasus itu, tentu tidak etis menurut saya,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pejabat negara perlu berhati-hati dalam bersikap, sebab setiap langkah akan mendapat sorotan masyarakat.
“Kesalahan sekecil apapun bisa jadi besar di mata publik. Kita semua sedang dalam interupsi publik, jadi harus lebih hati-hati,” tegas Johan.
Hingga kini, Raja Juli belum memberikan keterangan resmi terkait foto yang beredar tersebut. (Ari Wibowo/Mun)
-
POLITIK29/06/2026 17:00 WIBSafari Politik Jokowi dan PSI Berpotensi Timbulkan Kegaduhan
-
NASIONAL29/06/2026 06:00 WIBPDIP Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan
-
POLITIK29/06/2026 11:00 WIBPartai Buruh Oleng Dihantam Badai Pengunduran Diri 1,3 Juta Kader
-
NASIONAL29/06/2026 16:37 WIBKPK Lakukan OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau
-
POLITIK29/06/2026 09:00 WIB64 Guru Besar Desak Hentikan Intimidasi Mahasiswa
-
JABODETABEK29/06/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin 29 Juni
-
JABODETABEK29/06/2026 05:30 WIBAwal Pekan Jakarta Tanpa Hujan
-
EKBIS29/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik Lagi

















