Connect with us

POLITIK

Guntur Romli: Jokowi Sedang Himpun Kekuatan untuk Gibran

Aktualitas.id -

Juru Bicara PDIP, Mohamad Guntur Romli,
Politikus PDIP, Guntur Romli, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Rencana Joko Widodo kembali blusukan usai kondisi kesehatannya membaik langsung memantik panas politik nasional. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menilai langkah Jokowi bukan sekadar turun menyapa rakyat, melainkan sinyal politik serius kepada pemerintahan Prabowo Subianto dan peta kekuasaan menuju 2029!

Politikus PDIP, Guntur Romli, bahkan menyebut blusukan Jokowi bisa dibaca sebagai “pesan” sekaligus “ancaman halus” bahwa mantan presiden itu masih aktif menghimpun kekuatan politik demi menjaga pengaruh keluarga dan masa depan politik anak-anaknya.

Menurut Guntur Romli, langkah Jokowi kembali turun ke lapangan menunjukkan mantan Wali Kota Solo itu belum benar-benar melepaskan ambisi politik pasca lengser dari kursi presiden.

“Bagi saya itu adalah pesan. Pertama, untuk Presiden Prabowo Subianto. Semacam pesan atau bisa jadi ancaman yang halus bahwa Jokowi akan terus menghimpun kekuatan untuk dirinya dan anaknya,” ujar Gunrom, Senin (18/5/2026).

Ia menilai, manuver politik Jokowi berkaitan erat dengan posisi Gibran Rakabuming Raka yang kini menjadi Wakil Presiden RI dan memiliki potensi politik besar di masa mendatang.

“Kalau ada sesuatu terjadi pada pemerintahan Prabowo, maka Gibran punya potensi menggantikan,” lanjutnya.

Tak hanya Gibran, Gunrom juga menyinggung jejaring politik keluarga Jokowi yang kini semakin meluas. Putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, saat ini memimpin Partai Solidaritas Indonesia, sementara menantu Jokowi, Bobby Nasution, kini menjabat Gubernur Sumatera Utara setelah bergabung dengan Gerindra.

Menurut Gunrom, rencana blusukan Jokowi semakin memperlihatkan bahwa eks kader PDIP itu tidak pernah benar-benar ingin keluar dari panggung kekuasaan nasional.

“Dulu bilang mau jadi rakyat biasa di Solo setelah tak jadi presiden. Tapi ternyata syahwat politiknya masih tinggi sehingga harus keliling Indonesia memperkuat dukungan,” sindirnya.

Sementara itu, Sekjen Pro Jokowi, Freddy Alex Damanik, membenarkan bahwa Jokowi akan kembali blusukan mulai Juni mendatang bersama Projo dengan tujuan pertama ke Nusa Tenggara Timur.

Menurut Freddy, meski tak lagi menjabat presiden, Jokowi masih memiliki kekuatan sosial besar dan kedekatan kuat dengan masyarakat akar rumput.

“Pak Jokowi akan terus mendukung figur yang mampu menjaga stabilitas dan dekat dengan rakyat,” kata Freddy.

Saat ditanya apakah blusukan Jokowi menjadi bagian dari konsolidasi menuju Pemilu 2029, Freddy tak membantah kemungkinan tersebut. Namun ia menegaskan fokus utama saat ini tetap membantu pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan stabil.

Pernyataan itu pun makin memperkuat spekulasi bahwa peta politik nasional belum benar-benar tenang, dan Jokowi masih menjadi salah satu pusat gravitasi kekuasaan yang diperhitungkan menjelang kontestasi politik berikutnya. (Bowo/Mun)

TRENDING