POLITIK
PDIP: Putusan MK Nomor 90 Jadi Titik Kontroversi Politik Gibran
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90 tersebut menjadi salah satu faktor yang memunculkan perdebatan publik terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden 2024.
“Putusan MK 90 itu masih menjadi perdebatan di masyarakat karena dianggap membuka ruang perubahan syarat secara mendadak,” kata Djarot di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, setiap putusan lembaga konstitusi seharusnya menjadi penguat sistem demokrasi, bukan memunculkan polemik berkepanjangan di tengah publik.
“Seharusnya keputusan konstitusi memberikan kepastian hukum, bukan menimbulkan tafsir yang berbeda di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kontroversi seputar putusan tersebut turut memengaruhi persepsi publik terhadap proses politik yang melibatkan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden terpilih.
Menurut Djarot, hal ini perlu menjadi refleksi bersama agar ke depan tidak ada lagi kebijakan yang menimbulkan perdebatan luas di tengah masyarakat.
“Ini menjadi pelajaran penting bagi demokrasi kita agar lebih matang dan transparan,” katanya.
Ia juga menyinggung kekhawatiran munculnya praktik politik dinasti dalam sistem demokrasi Indonesia. Menurutnya, ruang politik harus tetap terbuka dan tidak hanya didominasi oleh kelompok tertentu.
“Demokrasi harus memberi ruang yang adil bagi semua warga negara tanpa kecuali,” ujarnya.
-
FOTO07/08/2026 18:45 WIBFOTO: Bawaslu Teken Kerjasama dengan Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Pemilu
-
PAPUA TENGAH07/08/2026 09:00 WIBPBB: Jangan Rampas Suara Rakyat Lewat Ambang Batas Parlemen
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
EKBIS07/08/2026 09:30 WIBIHSG Kembali Hijau
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online
-
NASIONAL07/08/2026 17:00 WIBMuzani Klaim Prabowo Jiplak Jurus Sakti Bung Hatta
-
NASIONAL07/08/2026 10:00 WIBSatu Tahun Berlalu, KPK Belum Berani Tahan Tersangka CSR BI?
-
POLITIK07/08/2026 16:00 WIBGanjar: Pilkada Tanpa Wakil Harus Dibahas Komprehensif