POLITIK
Bahlil: Reshuffle Hak Prerogatif Presiden
AKTUALITAS.ID – Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali berembus kencang di tengah sorotan terhadap sejumlah menteri. Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa keputusan mengenai reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026), ketika dimintai tanggapan mengenai isu pergantian sejumlah menteri yang kembali ramai diperbincangkan.
“Menyangkut soal reshuffle kabinet, itu adalah prerogatif Bapak Presiden,” tegas Bahlil.
Ia menekankan bahwa seluruh pejabat negara harus menghormati kewenangan presiden dalam menentukan komposisi kabinet. Karena itu, Bahlil meminta publik maupun elite politik tidak membangun spekulasi yang mendahului keputusan kepala negara.
“Jangan selalu berspekulasi melampaui batas kewenangan. Sekali lagi, reshuffle itu prerogatif Bapak Presiden,” ujarnya.
Pernyataan Bahlil sejalan dengan sikap pemerintah sebelumnya. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga telah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
“Enggak ada isu reshuffle lah itu. Tidak ada, belum ada,” kata Prasetyo beberapa waktu lalu.
Meski pemerintah membantah adanya agenda reshuffle, isu tersebut terus bergulir seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kinerja sejumlah kementerian.
Beberapa nama menteri belakangan menjadi sorotan. Di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang namanya ikut menjadi perhatian setelah mengungkap pernah menerima amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, yang kini berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi terkait pelepasan kawasan hutan produksi terbatas (HPT).
Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga menjadi salah satu anggota kabinet yang belakangan mendapat perhatian publik terkait berbagai isu di sektor yang dipimpinnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo mengenai rencana evaluasi atau perombakan Kabinet Merah Putih. Dengan demikian, isu reshuffle masih sebatas spekulasi yang belum dikonfirmasi oleh Presiden maupun Istana. (Bowo/Mun)
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
RAGAM28/07/2026 16:30 WIBNama Bung Hatta Diabadikan untuk Spesies Baru Jadi Begonia hattae
-
OLAHRAGA28/07/2026 17:00 WIBTimnas Indonesia Menang 5-1, Herdman Tetap Tetap akan Evaluasi Pemain
-
EKBIS28/07/2026 16:00 WIBIndonesia-Australia Kembangkan Dadahup Jadi Model Pertanian Rawa Modern
-
OTOTEK28/07/2026 21:00 WIBHarga Terjangkau, MacBook Neo 2 Dipastikan Bakal Lebih Ngebut
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
DUNIA28/07/2026 20:30 WIBKim Yo Jong: ASEAN Jangan Jadi Alat Kepentingan AS
-
NASIONAL28/07/2026 14:30 WIBDPR Minta RUU Perampasan Aset Tak Jadi Alat Kesewenang-wenangan

















