Connect with us

POLITIK

Prabowo Nyelutuk “Pakar Goblok”, Zulhas Ngakak

Aktualitas.id -

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), dok: aktualitas,id

AKTUALITAS.ID – Panggung perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) mendadak panas. Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras yang langsung memicu kehebohan publik. Tanpa tedeng aling-aling, Prabowo menyentil tajam para pakar dan pengamat yang kerap mengkritik pemerintahannya dengan sebutan ‘goblok’.

Dalam pidatonya yang disuarakan dengan nada tinggi dan berapi-api, Prabowo menyoroti kelakuan oknum pakar yang dinilainya merasa paling pintar namun justru memutarbalikkan fakta. Kepala Negara secara terbuka mengecam narasi-narasi destruktif yang berujung pada kebohongan dan pembodohan masyarakat.

“Ada yang terlalu merasa pintar, memutarbalikkan fakta, membodohi rakyat. Hentikan narasi fitnah itu!” tegas Prabowo di hadapan ribuan kader partai.

BACA JUGA  Zulhas: Akhir 2027 Indonesia Tak Lagi Impor Garam

Momen pidato keras ini tak pelak memantik reaksi kontras dari para elite politik yang duduk di barisan VVIP. Kamera menyorot jelas wajah Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang tampak terdiam dan serius menyimak teguran tajam sang Presiden.

Pemandangan berbeda justru ditunjukkan oleh tuan rumah. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), tertangkap kamera tertawa lepas merespons sentilan ‘goblok’ dari Prabowo. Tawa menteri perdagangan tersebut langsung disambut dengan gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai riuh dari para kader PAN yang memadati ruangan.

Meski meluapkan kekesalannya terhadap para pengkritik, Prabowo memastikan bahwa fokus utamanya tidak akan teralihkan. Mantan Danjen Kopassus ini kembali mengingatkan sumpah prajurit yang telah ia emban sejak muda demi membela keadilan bagi rakyat Indonesia.

BACA JUGA  FOTO: Zulhas Buka Rakernas I PAN

Ia menegaskan, cacian dan kritik dari para ahli tidak akan menghentikan langkah pemerintah untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan menekan angka stunting pada anak-anak. Baginya, mandat kesejahteraan rakyat jauh lebih besar daripada sekadar meladeni kebisingan para pengamat politik. (Bowo/Mun)

TRENDING