RAGAM
Chris Brown Bebas dari Penjara Inggris dengan Jaminan Rp130 Miliar
AKTUALITAS.ID — Penyanyi R&B ternama Chris Brown resmi dibebaskan dari penjara Inggris pada Rabu (21/5/2025) setelah membayar uang jaminan sebesar 5 juta pound sterling (sekitar Rp130 miliar). Pembebasan ini membuka jalan bagi Brown untuk tetap melanjutkan tur dunianya yang dijadwalkan dimulai bulan depan.
Brown sebelumnya ditangkap polisi Inggris pada 15 Mei di sebuah hotel dekat Manchester, tak lama setelah pukul 02.00 dini hari. Ia ditahan atas tuduhan penyerangan berat yang terjadi di klub malam Tape, kawasan elit Mayfair, London, pada Februari 2023.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Southwark Crown, Hakim Tony Baumgartner menyatakan bahwa Brown diperbolehkan menjalani tur, termasuk beberapa konser di Inggris, asalkan ia membayar uang jaminan dan menjamin kehadirannya di persidangan selanjutnya.
Meski tidak hadir secara langsung dalam sidang tersebut, Brown telah dibebaskan pada sore harinya dari penjara di Salford. Ia dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 13 Juni. Bila tidak dibebaskan, Brown terancam melewatkan dua konser perdana dari rangkaian tur Eropanya.
Jaksa Hannah Nicholls sebelumnya memaparkan bahwa Brown dituduh menyerang produser musik Abe Diaw secara brutal di luar klub Tape. Aksi kekerasan tersebut terekam kamera pengawas dan diduga melibatkan pukulan dengan botol serta tendangan. Turut didakwa dalam kasus ini adalah teman Brown sekaligus musisi Amerika, Omololu Akinlolu alias “Hoody Baby”.
Keduanya belum mengajukan pembelaan dan diperintahkan hadir kembali di pengadilan pada 20 Juni mendatang.
Terlepas dari persoalan hukumnya, Chris Brown tetap menjadi salah satu artis paling berpengaruh di industri musik. Sejak debut pada 2005, ia telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Grammy Awards untuk album “FAME” (2011) dan “11:11 (Deluxe)” awal tahun ini. Lagu-lagu hits seperti “Run It,” “Kiss Kiss,” dan “Without You” telah mengukuhkan namanya di dunia hiburan global.
Tur dunia Brown akan dimulai pada 8 Juni di Amsterdam, sebelum berlanjut ke sejumlah kota besar di Amerika Utara pada Juli. (PURNOMO/DIN)
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
EKBIS14/10/2026 15:30 WIBHashim Ungkap Rencana HP dan Rekening Digital Gratis
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
NUSANTARA15/10/2026 07:30 WIBKabut Asap Makin Parah! Sekolah di Balikpapan Ditutup 3 Hari
-
POLITIK14/10/2026 20:00 WIBPKS: Wajar Jika Publik Menuntut Kejelasan soal Gibran
-
NASIONAL14/10/2026 13:00 WIBPuan Desak Negara Lindungi Korban Karhutla

















