RAGAM
Kim Kardashian Akui Pernah Ingin Ganti Nama Jelang Tayangnya Reality Show Keluarga
AKTUALITAS.ID — Bintang reality show Keeping Up With the Kardashians, Kim Kardashian, ternyata sempat ingin mengubah namanya tepat sebelum acara keluarga besarnya itu tayang perdana pada Oktober 2007.
Kim mengungkapkan, sebelum kontrak reality show itu diteken, ia selalu menggunakan nama lengkapnya, Kimberly Kardashian. Namun semuanya berubah saat ia melihat tulisan namanya muncul di layar.
“Aku dulu selalu pakai nama Kimberly. Tapi waktu lihat nama itu di chyron, aku bilang, ‘Kayaknya terlalu panjang buat orang ucapkan. Kita pendekin jadi Kim saja’,” ujarnya, seperti dikutip dari Enews, Sabtu (6/12/2025).
Meski kini nama “Kim” sudah mendunia, bagi perempuan berusia 45 tahun tersebut hal itu masih terasa janggal.
“Itu aneh banget, karena semua teman sekolahku, keluargaku, ayahku, semuanya selalu memanggilku Kimberly,” kata Kim.
Namun, nama pendek itu justru kini menjadi identitas bisnisnya. Ia merayakan musim liburan lewat siaran langsung bersama rapper Snoop Dogg dan ibunya, Kris Jenner, untuk mempromosikan SKIMS — merek shapewear miliknya yang kini bernilai lebih dari 5 miliar dolar AS (sekitar Rp83,4 triliun).
Menariknya, sebelum memakai nama SKIMS, Kim sempat menamai brand tersebut “Kimono”. Sayang, nama itu menuai kritik dari pemerintah Jepang dan banyak pihak yang menilai pilihan nama tersebut dianggap mengapropriasi budaya.
“Untuk Kimono, aku merasa sangat menghormati budaya itu. Aku nggak mau ada yang salah sangka atau tersinggung. Jadi ya sudah, lebih baik kita ganti,” jelas mantan istri Kanye West yang merupakan ibu dari empat anak: North West (12), Saint West (10), Chicago West (7), dan Psalm West (6).
Kim bukan satu-satunya selebritas yang dikenal publik dengan nama panggung berbeda. Sang ibu, Kris Jenner, juga lahir dengan nama asli Kristen Houghton. (PUR/DIN)
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
POLITIK13/05/2026 13:00 WIBRevisi UU Pemilu Diperingatkan Jangan Jadi Alat Konsolidasi Kekuasaan
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
POLITIK13/05/2026 10:00 WIBPuan: RUU Pemilu Masih Cari Titik Temu
-
JABODETABEK13/05/2026 12:30 WIBParkir Ilegal Blok M Diduga Raup Rp100 Juta Sehari
-
DUNIA13/05/2026 12:00 WIBUEA Nekat Hantam Kilang Iran

















