RIAU
27 Hari Tangani Karhutla Riau, Kerumutan Kini Zero Titik Hotspot
AKTUALITAS.ID – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, menunjukkan perkembangan positif setelah tim gabungan bekerja lebih dari 27 hari. Berdasarkan pemantauan terbaru, kawasan Kerumutan pada Kamis (27/8/2026) tercatat nihil titik api atau hotspot, meski penanganan Karhutla masih berlangsung di sejumlah wilayah lain di Riau.
“Kemarin turun hujan, semua tim gabungan sudah lebih dari 27 hari berada di lokasi Karhutla Kerumutan, Pelalawan. Alhamdulillah hari ini, hasil laporan pemantauan, khusus daerah Kerumutan zero titik api (hotspot),” ujar Herry usai rapat kolaborasi dan koordinasi bersama Forkopimda serta perusahaan di GOR Presisi Polda Riau, Kamis (27/8/2026).
Tim gabungan sebelumnya melakukan rangkaian penanganan mulai dari pemadaman, penyekatan, pendinginan hingga pemantauan di kawasan terdampak. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut juga membantu proses penanganan kebakaran.
Herry menyampaikan, capaian nihil titik api di Kerumutan merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla. Kolaborasi dilakukan antara pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya.
Meski kondisi Kerumutan semakin terkendali, pemantauan tetap dilakukan. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Upaya pencegahan juga tetap menjadi bagian dari penanganan setelah proses pemadaman. Tim gabungan masih melakukan pengawasan untuk memastikan kawasan yang telah ditangani tidak kembali terbakar.
Penanganan Karhutla di Kerumutan berlangsung lebih dari 27 hari. Dalam periode tersebut, personel gabungan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lapangan untuk mengendalikan kebakaran.
Kondisi terbaru di Kerumutan belum menunjukkan bahwa seluruh titik Karhutla di Provinsi Riau telah selesai ditangani. Herry menyebut masih terdapat titik api di sejumlah wilayah lain.
Beberapa lokasi yang masih membutuhkan penanganan antara lain Pangkalan Kerinci, Kabupaten Siak dan Kabupaten Rokan Hilir. Tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di kawasan tersebut.
Proses tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan unsur yang selama ini terlibat dalam penanganan Karhutla. Penanganan diharapkan dapat berjalan maksimal hingga seluruh titik api dapat dikendalikan.
Polda Riau juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan dan masyarakat. Kerja bersama dibutuhkan karena Karhutla dapat berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah kebakaran.
Rapat kolaborasi dan koordinasi yang digelar di GOR Presisi Polda Riau menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah seluruh pihak dalam menangani Karhutla. Pertemuan tersebut melibatkan Forkopimda dan perusahaan untuk membahas perkembangan serta penanganan kebakaran di lapangan.
Dengan kondisi Kerumutan yang dilaporkan nihil titik api, tim gabungan selanjutnya tetap mempertahankan pemantauan dan pencegahan. Sementara penanganan difokuskan pada sejumlah wilayah lain di Riau yang masih ditemukan titik api. (Bambang Irawan)
-
NASIONAL27/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: RUU Migas Dorong Energi Berkelanjutan
-
JABODETABEK27/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka 5 Lokasi Kamis Ini
-
JABODETABEK27/08/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Cuaca Jakarta 27 Agustus
-
OASE27/08/2026 05:00 WIBKisah Siti Masyitoh dan Wangi Harum yang Menggetarkan Isra Mi’raj
-
NASIONAL27/08/2026 07:00 WIBPolisi Akui Blokir Rekening Botok Gara-Gara Medsos
-
NUSANTARA26/08/2026 23:00 WIBRekam Demo KNPB di Wamena, WN Rusia Ditangkap Imigrasi
-
NUSANTARA26/08/2026 22:00 WIBSempat Padam, Api Arjuno-Welirang Kembali Mengamuk
-
DUNIA27/08/2026 08:00 WIB8 Tewas! Banjir Bandang Sapu Desa dan Infrastruktur Nepal

















