RAGAM
Daun Teratai Jadi Tren untuk Berlindung dari Matahari
AKTUALITAS.ID – Sebuah video yang diunggah di platform TikTok oleh akun bernama @boyanknow menarik perhatian warganet karena menampilkan sejumlah orang mengenakan daun teratai sebagai masker wajah untuk berlindung dari panasnya sinar matahari.
Dalam video yang diunggah pada bulan Mei lalu itu, diperlihatkan dua orang yang mengenakan topi jerami menaiki motor sambil memakai masker dari daun teratai. Mereka juga menyorot suasana yang dikelilingi oleh tanaman teratai di atas air.
Video itu juga ditambahkan narasi sebagai berikut:
Ini bukan masker, ini masker tabir surya.
Ini adalah hal yang alami.
Selama daun teratai memiliki dua lubang, ini terlihat sangat ramah lingkungan
Apa kamu mau mencoba ini?
Akun yang sama kemudian mengunggah konten serupa pada 18 Juni 2025 lalu dalam versi yang lebih lengkap. Di video itu ia menyorot orang-orang yang ingin berolahraga sepeda ikut mengenakan masker dari daun teratai.
Kali ini, @boyanknow memberikan narasi berupa:
Ketika suhu matahari di luar ruangan sangat panas, dan kamu tidak membutuhkan topi matahari, kamu bisa mencoba cara ini.
Dan kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Selama itu ada bunga teratai.
Kamu bisa membuat tiga bolongan di daun teratai, dan kencangkan pada wajahmu untuk memberikan efek pelindung sinar matahari. (Ari Wibowo/goeh)
-
PAPUA TENGAH26/03/2026 20:30 WIBIptu Yakobus Resmi Jabat Kasat Resnarkoba Polres Mimika
-
FOTO26/03/2026 13:38 WIBFOTO: Penumpang Whoosh Meningkat 11 Persen di Libur Lebaran 2026
-
EKBIS26/03/2026 09:30 WIBRupiah Menguat ke Rp16.892 per Dolar AS Pagi Ini
-
NASIONAL26/03/2026 06:00 WIBDemokrat Tegaskan Anies Tak Diundang ke Halalbihalal SBY di Cikeas
-
NUSANTARA26/03/2026 06:30 WIBBiadab! WNA China Diduga Diperkosa dan Dirampok Pria Misterius di Bali
-
OASE26/03/2026 05:00 WIBFakta Ka’bah: Dibangun Sejak Zaman Nabi Adam?
-
NASIONAL26/03/2026 11:00 WIBKPK Bantah Pelanggaran dalam Pengalihan Tahanan Yaqut
-
NASIONAL26/03/2026 16:30 WIBKasus Andrie Yunus Harus Diselesaikan Lewat Peradilan Militer

















