DUNIA
Israel Tingkatkan Operasi di Gaza Rafah untuk Bangun Kamp Konsentrasi Massal
AKTUALITAS.ID – Operasi penghancuran bangunan di Rafah, Gaza Selatan, meningkat drastis, seiring rencana Israel mendirikan kamp konsentrasi untuk memindahkan hingga 600.000 warga Palestina. Data satelit menunjukkan lebih dari 28.600 bangunan telah dihancurkan sejak April 2025, hampir dua kali lipat dari periode sebelumnya.
Menteri Pertahanan Israel menyebut Rafah sebagai “kota kemanusiaan” baru yang akan menampung seluruh penduduk Gaza, lebih dari 2 juta jiwa, dengan tujuan mendorong emigrasi sukarela. Namun, PBB dan pengamat internasional mengecam rencana ini sebagai pemindahan paksa yang menciptakan kamp konsentrasi dan melanggar hak asasi manusia.
Penghancuran selektif fasilitas pendidikan dan kesehatan di Rafah juga menunjukkan upaya pengosongan wilayah sebagai bagian dari strategi pemindahan. Saat ini, puluhan ribu warga Palestina mengungsi ke fasilitas PBB yang sudah sangat overkapasitas.
Analis menilai langkah ini sebagai upaya pembersihan etnis dan rekayasa sosial-demografis yang serius, dengan distribusi bantuan yang dikontrol ketat oleh pihak yang diduga mendukung rencana tersebut.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait masa depan warga Palestina di Gaza dan menuntut perhatian komunitas internasional. (Mun)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
JABODETABEK09/05/2026 09:30 WIBRatusan Siswa SD di Cakung Tumbang Usai Santap MBG
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz

















