DUNIA
AS Tegaskan Hamas Tak Perlu Dilucuti
AKTUALITAS.ID – Sebuah laporan dari Otoritas Penyiaran Israel (KAN) menyebut Amerika Serikat telah menyerahkan dokumen kepada pemerintah Israel yang mengusulkan kelanjutan rekonstruksi Jalur Gaza meskipun Hamas belum dilucuti persenjatannya. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel mengenai isi dokumen tersebut.
Menurut laporan yang dipublikasikan pada Senin, Washington disebut meminta persetujuan tertulis dari Israel terhadap dokumen yang diklaim menjadi bagian dari implementasi tahap lanjutan rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk penataan pascaperang di Gaza.
KAN melaporkan bahwa dokumen tersebut menunjukkan keinginan Amerika Serikat untuk menghindari dimulainya kembali perang serta mendorong pembentukan alternatif pemerintahan di Gaza, meskipun Hamas disebut masih menolak melakukan pelucutan senjata.
Laporan itu juga menyebut dokumen tersebut memuat sejumlah langkah rekonstruksi, termasuk pembangunan kembali infrastruktur dasar seperti jaringan air, listrik, fasilitas kesehatan, serta pembukaan kembali akses pembangunan di beberapa wilayah Gaza.
Selain itu, disebutkan adanya rencana pembentukan pemerintahan teknokrat yang akan memperoleh dukungan administratif dan keleluasaan menjalankan pemerintahan, termasuk pembangunan markas pemerintahan, pengoperasian layanan komunikasi 4G, distribusi bahan bakar melalui sistem pembayaran digital, hingga pengelolaan penerimaan pajak yang sebelumnya berkaitan dengan Gaza.
Menurut laporan tersebut, pemerintahan teknokrat juga akan didukung oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), sementara keamanan akan ditopang Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) bersama pengawal sipil Palestina yang tidak bersenjata.
Meski demikian, dokumen yang dilaporkan itu tetap memberikan ruang bagi Israel untuk mengambil langkah keamanan apabila Hamas tidak mematuhi ketentuan yang nantinya disepakati.
Sementara itu, Times of Israel, mengutip sumber diplomatik Arab, melaporkan Mesir disebut bersedia menjadi tuan rumah pelatihan personel kepolisian Gaza. Empat negara juga dikabarkan siap berkontribusi mengirimkan personel bagi pasukan keamanan internasional apabila seluruh mekanisme memperoleh persetujuan dari pemerintah Israel.
Namun, laporan yang sama menyebut pengerahan pasukan internasional masih menghadapi kendala karena memerlukan persetujuan resmi Israel beserta penandatanganan perjanjian dengan negara-negara kontributor.
Media tersebut juga menilai dinamika politik domestik Israel menjelang pemilihan anggota Knesset membuat peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat masih menghadapi tantangan.
Dalam perkembangan lain, perwakilan lembaga-lembaga yang terlibat dalam proses rekonstruksi dan administrasi pascaperang Gaza dijadwalkan menggelar pertemuan di Siprus guna membahas langkah lanjutan implementasi rencana tersebut.
Apabila laporan tersebut terkonfirmasi, pendekatan baru Amerika Serikat akan menandai perubahan fokus dari penekanan pada pelucutan senjata Hamas menjadi percepatan pembangunan kembali Gaza melalui pembentukan pemerintahan sipil transisi dan dukungan internasional.
Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah Israel, pemerintah Amerika Serikat, maupun Hamas belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi rincian dokumen sebagaimana dilaporkan media Israel. (Mun)
-
NUSANTARA15/08/2026 18:30 WIBGempa M 6,4 Simalungun Bikin Warga Medan Hingga Aceh Berhamburan Keluar Rumah
-
NASIONAL15/08/2026 19:00 WIBKemhan Beri Restu Logonya Dipasang di Kapal Haji Isam
-
NASIONAL15/08/2026 17:00 WIBEddy Soeparno Desak MBG Dibersihkan dari Masalah
-
NASIONAL15/08/2026 16:00 WIBDasco Pastikan Perpres Ojol Hampir Final
-
DUNIA15/08/2026 18:00 WIBTrump Bantah Awak USS Lincoln Stres
-
DUNIA15/08/2026 15:00 WIBNATO Tembak Jatuh Drone Asing di Latvia
-
RIAU15/08/2026 21:15 WIBAbrasi Ancam 1.700 Hektare Kebun Kelapa Masyarakat, Kuala Selat Jadi Titik Pamungkas Ekspedisi Merah Putih
-
DUNIA15/08/2026 21:00 WIBIran: Hormuz Tak Bisa Direbut Lewat Cuitan

















