EKBIS
Rupiah Ambruk Hingga 1,12%, Dolar AS Nyaris Tembus Rp16.500 di Tengah Guncangan Kabinet
AKTUALITAS.ID – Pasar keuangan Indonesia kembali bergejolak. Nilai tukar rupiah anjlok tajam terhadap dolar AS pada Selasa (9/9/2025) pagi, sebagai respons langsung terhadap sentimen negatif di pasar.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah melemah 1,12% dan diperdagangkan pada level Rp16.483 per dolar AS, mendekati ambang psikologis Rp16.500. Pelemahan signifikan ini terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perombakan kabinet, termasuk pergantian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Menurut Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, pasar saat ini sedang menguji kepemimpinan menteri baru, Purbaya Yudhi Sadewa, terutama dalam hal kesinambungan kebijakan fiskal dan komunikasi publik. “Pasar sangat sensitif terhadap sinyal melemahnya disiplin fiskal,” ujar Josua.
Josua menambahkan bahwa dalam jangka pendek, pergantian menteri ini berpotensi memicu volatilitas rupiah dan tekanan di pasar keuangan lainnya, setidaknya sampai ada pernyataan tegas dari Menteri Keuangan baru.
Keraguan juga datang dari investor global. Jason Tuvey dari Capital Economics, London, menilai ada risiko Presiden Prabowo akan melonggarkan aturan fiskal dan menekan Bank Indonesia (BI) untuk lebih mendukung program pemerintah. Hal ini bisa menjadi pemicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas kebijakan keuangan Indonesia ke depan. (Firmansyah/Mun)
-
PAPUA TENGAH14/05/2026 16:00 WIBTimika Jadi Tuan Rumah Perdana Miss Bintang Indonesia Papua Tengah & Maluku
-
RAGAM14/05/2026 19:30 WIBDiundang NASA, Siswa Kelas 5 SD Asal Temanggung Mendunia
-
JABODETABEK14/05/2026 20:00 WIBDiduga Usai Lecehkan Siswi SD, Warga Geruduk Rumah Tukang Rujak
-
NASIONAL14/05/2026 17:30 WIBJaksa: Ada Skema Kejahatan Kerah Putih Dalam Kasus Nadiem Makarim
-
JABODETABEK14/05/2026 10:30 WIBBMKG: Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem 5 Hari
-
DUNIA14/05/2026 12:00 WIBPentagon Akui Ongkos Perang Iran Bengkak Gila-gilaan
-
DUNIA14/05/2026 15:00 WIBIran Masih Punya 70 Persen Rudal Tempur
-
POLITIK14/05/2026 10:00 WIBPSI Ingatkan Ade Jangan Campuri Urusan Internal

















