NUSANTARA
Cari Korban Banjir Bandang, Empat Anjing Pelacak Dikerahkan
AKTUALITAS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tiga orang meninggal dunia, dua orang luka-luka, dan empat lainnya akibat banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, mengatakan bahwa ketiga korban meninggal merupakan satu keluarga yang terjebak banjir di sebuah pondok di tepi Sungai Malasawu.
Sebanyak empat anjing pelacak Mabes Polri dan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai dikerahkan untuk membantu pencarian tiga korban hilang akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo pada Senin pekan lalu.
Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi dari Nagekeo, mengatakan empat ekor anjing pelacak itu, dua dari Polda NTT dan dua lagi dari Mabes Polri.
“Sejumlah anjing pelacak itu tiba pada Rabu (17/9) malam, dan hari ini pukul 07.00 WITA sudah mulai melakukan pencarian korban yang hilang,” katanya, Kamis (18/92025).
Dia menjelaskan, anjing pelacak yang dikerahkan terdiri atas dua ekor K9 Mabes Polri, Felicia dan Karel (ras Belgian Malinois, spesialis SAR), serta dua ekor K9 Polda NTT, Bond (ras Belgian Malinois, spesialis Cakum) dan Mosa (ras Doberman, spesialis Cakum).
Dia juga mengatakan pengerahan anjing pelacak ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam mempercepat pencarian korban yang masih belum ditemukan.
“Kehadiran Unit K9 dari Mabes Polri dan Polda NTT di Kecamatan Mauponggo merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen Polri untuk membantu proses pencarian korban banjir bandang,” ujar Kapolres.
Dia menambahkan dengan kehadiran dan dukungan kemampuan K9, pencarian dapat lebih cepat dan efektif,
Sebelumnya Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan pihaknya juga sudah menerjunkan 100 personel untuk melakukan pencarian korban yang hilang secara mandiri.
Hal in dilakukan usai Tim SAR menutup operasi SAR pada Senin (15/9/2025) lalu karena masa pencarian telah memasuki hari ketujuh.
(Purnomo/goeh)
-
NUSANTARA21/05/2026 19:08 WIBGeger WNA Filipina Pakai KTP Indonesia untuk Urus Paspor
-
NUSANTARA22/05/2026 10:00 WIBSeleksi Koperasi Desa Merah Putih Membludak, 12.491 Peserta Ikuti Tes Mental Ideologi
-
JABODETABEK22/05/2026 08:00 WIBInvestigasi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur Masih Berjalan, Ini Temuan Awalnya
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 13:00 WIBDinkes Mimika Dorong Pencegahan Stunting Lewat Kolaborasi Tokoh Masyarakat
-
DUNIA21/05/2026 20:09 WIBDeepfake AI Menyamar Jadi PM Singapura, Pebisnis Kehilangan Rp46 Miliar
-
NASIONAL21/05/2026 21:00 WIBDinkes Bekasi Dilaporkan ke KPK Terkait Pengadaan Ambulans dan Mobil Jenazah
-
JABODETABEK22/05/2026 09:04 WIBKonflik Ahmad Bahar dan Hercules Memanas, Putri Bahar Mengaku Diintimidasi
-
NASIONAL22/05/2026 14:00 WIBDenny JA: Jika Berhasil, Prabowo akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa

















