NUSANTARA
Nduga Berstatus Zona Merah Bencana Longsor
AKTUALITAS.ID – Data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir bandang disertai longsor di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan menyebabkan 15 orang dilaporkan hilang.
Basarnas menyatakan wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan masih berstatus zona merah konflik, sehingga penanganan korban akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI yang telah berada di lokasi.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, mengatakan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan jajaran TNI untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan aman bagi seluruh petugas.
“Kita sudah koordinasi dengan TNI mengingat daerah tersebut masih zona merah, sehingga dikirim tim dari Satgas yang ada di lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Meski demikian, ia memastikan bahwa Basarnas pusat maupun Kantor SAR di Papua tetap bersiaga dan akan menyiapkan dukungan apabila situasi keamanan memungkinkan untuk mengerahkan personel tambahan dari pos terdekat.
Berdasarkan informasi, bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Distrik Dal, Silan dan Mebarok, Kabupaten Nduga, Sabtu pekan kemarin sore sekitar pukul 17.00 WITA.
Kepala distrik setempat melaporkan korban bertambah menjadi sebanyak 22 warga, mereka dinyatakan hilang per Senin (2/11/2025), baik akibat terseret arus banjir maupun tertimbun material longsor.
(Purnomo/goeh)
-
JABODETABEK18/07/2026 06:30 WIBLima Lokasi SIM Keliling Resmi Dibuka Hari Ini
-
NASIONAL18/07/2026 13:00 WIBDPR Minta Stop Proyek Dapur MBG Sampai Ada Kejelasan
-
NASIONAL18/07/2026 07:00 WIBKPK Beberkan Alasan Penolakan Laporan Amplop Raja Juli
-
JABODETABEK18/07/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Hujan Ringan Guyur Dua Wilayah Jakarta
-
DUNIA18/07/2026 08:00 WIBHouthi Siap Hujani Saudi dengan Rudal dan Drone
-
JABODETABEK18/07/2026 08:30 WIBBos Perusahaan Tewas Misterius di Hotel Jaksel
-
NUSANTARA18/07/2026 18:00 WIBDamai Gagal! Adonara Kembali Bersimbah Darah
-
OASE18/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Sudah Bicara Soal Laut Jauh Sebelum Sains Modern

















