EKBIS
Pasokan BBM Satu Harga di Krayan Aman Dipastikan Pertamina
AKTUALITAS.ID – PT Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan monitoring dan berkoordinasi bersama seluruh pihak terkait guna memastikan distribusi energi berjalan optimal dan andal.
PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM Satu Harga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tetap aman dan berjalan normal pascainsiden pesawat kargo yang terjadi sebelumnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun, mengatakan melalui koordinasi intensif dan sinergi dengan PT Patra Logistik, selaku anak perusahaan yang mendukung aspek logistik, pengiriman BBM di Krayan kembali dilakukan sesuai rencana.
Edi menyampaikan pengiriman BBM Satu Harga pada Sabtu (21/2/2026) telah dilaksanakan menggunakan armada pesawat Air Tractor AT-802 untuk mendistribusikan produk Pertalite ke SPBU 3T Krayan.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi dan best effort seluruh tim serta sinergi Pertamina Patra Niaga dan Patra Logistik, proses administrasi maupun operasional pengiriman berjalan lancar sehingga suplai BBM ke Krayan tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/2/2026).
Pertamina Patra Niaga pun memastikan stok BBM di wilayah Krayan dalam kondisi aman dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
Edi menambahkan pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga keberlanjutan program BBM Satu Harga di wilayah perbatasan dan daerah 3T, guna memastikan akses energi yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyampaikan pihaknya terus memonitor dan memastikan kesediaan dan pendistribusian energi di masa Ramadhan.
“Salah satu aksi akselerasi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan ini juga dalam rangka menyediakan energi dan mendukung agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dengan ketersediaan energi yang cukup,” sebut Roberth.
(Yan Kusuma/goeh)
-
DUNIA19/10/2026 15:00 WIBDemo Mahasiswa dan Kenaikan Biaya Hidup Picu Kekacauan di Belgia
-
NASIONAL19/10/2026 11:00 WIBPDI Perjuna Desak Moratorium Hutan untuk Mencegah Karhutla
-
DUNIA19/10/2026 12:00 WIBHakim Timothy J. Kelly Perintahkan Pemerintah Trump Pertahankan Akses Pers
-
POLITIK19/10/2026 11:00 WIBDoli Ungkap Kejanggalan Dokumen PKPU yang Kini Jadi Polemik
-
NUSANTARA19/10/2026 11:00 WIBBMKG Ingat Puncak Musim Hujan Bisa Datang Lebih Ekstrem
-
NUSANTARA19/10/2026 12:30 WIBBocah Berkebutuhan Khusus Disiksa Sampai Mati di Teras Rumah Sendiri
-
NUSANTARA19/10/2026 09:00 WIBHotspot Kalteng Melonjak dari 19 ke 92 Titik
-
NUSANTARA19/10/2026 14:30 WIBDPRD DIY Tolak Gaji PNS Lewat Koperasi

















