NASIONAL
Ketua Komisi III DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras
AKTUALITAS.ID – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras aksi teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam.
Habiburokhman mengungkapkan dirinya telah menghubungi Kapolda Polda Metro Jaya Asep Edi Suheri untuk meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
“Kami sudah menghubungi Kapolda Metro Jaya dan meminta agar pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini dan menangkap para pelakunya,” ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan segala bentuk kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum.
Menurutnya, perbedaan pandangan seharusnya tidak diselesaikan dengan tindakan kekerasan atau premanisme.
Habiburokhman juga mengingatkan bahwa Pasal 28G Undang-Undang Dasar 1945 menjamin setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan diri, rasa aman, serta bebas dari ancaman ketakutan.
“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan cepat dan profesional,” ujarnya.
Selain mendesak penegakan hukum, Komisi III DPR juga meminta negara memberikan perlindungan maksimal kepada Andrie Yunus selama menjalani perawatan.
Habiburokhman menilai negara perlu menanggung biaya pengobatan terbaik agar korban dapat segera pulih.
“Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” katanya.
Andrie Yunus mengalami teror penyiraman air keras saat mengendarai sepeda motor di kawasan Salemba, Jakarta Timur, setelah menghadiri kegiatan siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan salah satu terduga pelaku mengenakan kaos kombinasi putih dan biru, celana gelap diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam saat melakukan aksi tersebut.
Saat ini kasus teror terhadap aktivis HAM tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO15/03/2026 02:42 WIBFOTO: Nurani Astra Serahkan 20 Unit Ambulans untuk Penanganan Bencana Aceh dan Sumatra
-
NASIONAL14/03/2026 21:00 WIBBahlil: Impor LPG Indonesia Dialihkan dari Timur Tengah, Pasokan Energi Dipastikan Aman
-
OTOTEK14/03/2026 19:30 WIBKendaraan Niaga Picu Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
OASE15/03/2026 05:00 WIBSurah Quraysh dan Pesan Keimanan bagi Umat Islam
-
NASIONAL14/03/2026 20:00 WIBBupati dan Sekda Cilacap Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Pemerasan untuk THR
-
EKBIS14/03/2026 23:00 WIBPertamina Berkomitmen Jaga Pasokan Energi saat Lebaran 2026
-
JABODETABEK14/03/2026 22:30 WIBPemudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen di H-7 Lebaran 2026
-
DUNIA15/03/2026 08:00 WIBDrone Murah Iran Bikin AS dan Israel Kewalahan

















