EKBIS
Tekan Harga Pangan, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Perbanyak Pasar Murah
AKTUALITAS.ID – Ketersediaan pangan nasional, khususnya sembilan komoditas strategis, masih dalam kondisi aman hingga periode setelah Lebaran.
Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah untuk menekan kenaikan harga bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Namun Rajiv, mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai potensi lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat.
“Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional sampai Minggu (15/3) pagi, harga daging sapi kualitas I di tingkat pedagang eceran nasional melebihi HAP dan mencapai Rp146.600 per kilogram,” kata Rajiv dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, harga acuan penjualan (HAP) daging sapi segar atau chilled di tingkat konsumen ditetapkan Rp130.000 per kilogram untuk paha depan dan Rp140.000 per kilogram untuk paha belakang.
Menurut Rajiv, harga yang melampaui batas acuan tersebut perlu segera direspons karena dapat mengindikasikan adanya peningkatan permintaan, kendala distribusi, disparitas pasokan antardaerah, atau margin perdagangan yang terlalu tinggi.
“Lonjakan harga daging yang melewati acuan Rp130.000–Rp140.000 per kilogram tersebut harus dibaca sebagai sinyal adanya kenaikan demand (permintaan) persoalan distribusi, disparitas pasokan antardaerah, atau margin perdagangan yang berlebihan,” ujarnya.
Ia menilai pemerintah tidak boleh menganggap kenaikan harga tersebut sebagai kondisi yang wajar, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika konsumsi masyarakat meningkat.
“Saya mendorong gerakan pasar murah diperbanyak, karena ini menjadi salah satu solusi cepat untuk mengendalikan harga-harga yang beranjak naik menjelang Lebaran,” tegasnya.
Rajiv juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan nasional karena pemerintah telah memiliki cadangan yang cukup.
“Masyarakat jangan khawatir, sejauh ini cadangan pangan kita cukup berlimpah. Bahkan saat ini neraca pangan sembilan komoditas strategis kita hingga April 2026 dalam kondisi surplus,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah agar tetap menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan setelah Lebaran agar masyarakat tidak menghadapi beban harga yang lebih tinggi di pasar.
Rajiv menambahkan Komisi IV DPR RI akan terus mengawal kebijakan pangan nasional agar stabilitas pasokan dan harga tidak hanya terlihat dalam neraca nasional, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat di pasar-pasar tradisional.
(Ari Wibowo/goeh)
-
POLITIK27/09/2026 06:00 WIBPSI: Urusan Pemilu Kok Nggak Kelar-Kelar
-
JABODETABEK27/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Seharian Minggu Ini
-
NASIONAL26/09/2026 23:00 WIBTipu Investor Malaysia Rp58,5 Miliar, Kombes F Resmi Masuk ‘Kandang’ Propam
-
RAGAM27/09/2026 19:30 WIBBukan Cuma Mancing! WMI Gandeng Raksasa BUMN Cetak Pengusaha Difabel di Bogor
-
DUNIA27/09/2026 00:00 WIBKota-Kota di Libya Lumpuh Diterjang Banjir Besar
-
NUSANTARA27/09/2026 08:30 WIB3 Pekerja Tertimbun Longsor Saat Bangun Talut di Sleman
-
RIAU27/09/2026 11:45 WIBEmpat Pengedar Narkoba Ditangkap di Pekanbaru, Polisi Sita Sabu dan Happy Five
-
JABODETABEK27/09/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Buka Pagi hingga Siang

















