DUNIA
PBB Kecam Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina
AKTUALITAS.ID – Permukiman Israel dan infrastruktur terkait tidak memiliki keabsahan hukum dan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, termasuk resolusi PBB yang berlaku.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Senin kemarin mengecam serangan terbaru yang dilakukan oleh sejumlah pemukim Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat yang diduduki, menurut Stephane Dujarric, juru bicara (jubir) sekjen PBB.
“Serangan yang terjadi hampir setiap hari oleh pemukim Israel ini semakin parah, mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, kerusakan properti yang signifikan, dan bahkan terkadang memaksa seluruh komunitas mengungsi,” kata juru bicara (jubir) sekjen PBB Stephane Dujarric dalam taklimat harian.
Dia juga menyerukan deeskalasi segera atas situasi di Tepi Barat yang diduduki dan penghentian serangan terhadap warga sipil serta properti mereka, kata sang jubir.
“Dia mendesak Pemerintah Israel untuk melaksanakan langkah-langkah konkret guna membalikkan arah perkembangan situasi saat ini di Tepi Barat yang diduduki. Otoritas Israel memikul tanggung jawab untuk melindungi penduduk Palestina, mengakhiri kekebalan hukum, dan menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujar Dujarric.
(Ari Wibowo/goeh)
-
OTOTEK17/06/2026 20:00 WIBDari Brusky 125 hingga MX King Pramac, Ini Kendaraan Baru di PRJ 2026
-
POLITIK17/06/2026 19:30 WIBIsu Keterlibatan PDIP dalam Aksi UGM, Said Abdullah Angkat Bicara
-
NASIONAL17/06/2026 19:35 WIBAdvokat Asal Jambi Gugat Otto Hasibuan dan Presiden di PN Jaktim
-
NASIONAL17/06/2026 19:00 WIBLanud Tasikmalaya, Lampung, dan Timika Resmi Naik Status Menjadi Tipe B
-
JABODETABEK17/06/2026 21:00 WIBTak Mau Jakarta Hanya Jadi Pasar AI, Rano Karno Siapkan SDM
-
EKBIS18/06/2026 09:00 WIBPemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tak Naik
-
Berita18/06/2026 07:00 WIBPigai Tegaskan Jangan Lawan Putusan Kasus Andrie Yunus
-
NUSANTARA18/06/2026 08:30 WIBBMKG: 233 Zona Musim Resmi Masuk Kemarau

















