DUNIA
Iran Eksekusi Mati Pria Diduga Agen AS-Israel
AKTUALITAS.ID – Otoritas Iran mengeksekusi mati seorang pria yang dituduh bekerja untuk Amerika Serikat dan Israel dalam gelombang unjuk rasa antipemerintah yang terjadi awal tahun ini.
Menurut laporan Mizan Online yang dikutip AFP, pria bernama Ali Fahim dieksekusi dengan metode gantung pada Senin (6/4/2026) waktu setempat.
Ali Fahim dinyatakan bersalah atas tuduhan bekerja melawan negara atas nama pihak asing serta terlibat dalam aktivitas yang dikategorikan sebagai tindakan keamanan dan terorisme.
Eksekusi ini menjadi bagian dari rangkaian penindakan terhadap individu yang dikaitkan dengan gelombang demonstrasi antipemerintah yang meluas di berbagai wilayah Iran pada akhir Desember hingga awal Januari.
Aksi protes tersebut awalnya dipicu oleh kenaikan biaya hidup, namun berkembang menjadi unjuk rasa nasional yang memicu ketegangan serius antara masyarakat dan aparat keamanan.
Pemerintah Iran menyebut kerusuhan tersebut sebagai aksi yang dipicu pihak asing dan melibatkan kekerasan serta vandalisme.
Di sisi lain, laporan dari kelompok pemantau independen seperti Human Rights Activists News Agency menyebut jumlah korban dalam peristiwa tersebut jauh lebih besar, dengan mayoritas berasal dari kalangan demonstran.
Eksekusi ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan menyusul konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang pecah sejak akhir Februari.
Langkah Iran tersebut kembali memicu sorotan internasional, terutama terkait penerapan hukuman mati dalam kasus yang berkaitan dengan konflik politik dan keamanan nasional. Situasi ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian dunia di tengah eskalasi konflik yang belum mereda. (Mun)
-
NASIONAL26/05/2026 10:00 WIBGolkar Minta Negara Hadir untuk Selamatkan Guru Honorer
-
EKBIS26/05/2026 16:00 WIBIni Alasan Pemerintah Tutup Puluhan Gerai Indomaret dan Alfamart
-
NASIONAL26/05/2026 19:30 WIBPakai APBN, Segini Anggaran untuk Kurban Prabowo
-
POLITIK26/05/2026 14:00 WIBGKSR Desak Hapus Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu
-
PAPUA TENGAH26/05/2026 13:30 WIBDinkes Mimika Evaluasi Promkes dan Microsite, Diikuti 26 Puskesmas
-
RIAU26/05/2026 12:30 WIBModus Baru Kejahatan Siber, Polda Riau Ringkus Pembuat Website Bank Palsu
-
EKBIS26/05/2026 10:30 WIBLibur Panjang Bikin Rupiah Loyo di Pagi Hari
-
RAGAM26/05/2026 18:45 WIB3 Cara Sederhana Redakan Stres dengan Cepat

















