JABODETABEK
Tragis! ART di Bogor Tewas Diduga Disiksa Rekan Sendiri
AKTUALITAS.ID – Kasus kematian seorang asisten rumah tangga (ART) di kawasan Perumahan Kota Wisata, Cileungsi, Bogor, menggegerkan warga. Korban berinisial RR (26) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya diduga mengalami penganiayaan oleh tiga rekan sesama pekerja.
Peristiwa yang kini menjadi perhatian publik itu disebut berawal dari hilangnya sebuah charger jam tangan milik majikan. Ketika barang tersebut tidak ditemukan, korban diduga menjadi sasaran kemarahan para pelaku.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengungkapkan bahwa korban sempat ditanyai terkait keberadaan charger yang hilang. Namun RR mengaku tidak mengetahui keberadaan barang tersebut.
Ketegangan kemudian meningkat ketika salah satu pelaku diduga mengancam korban. Ancaman itu, menurut hasil penyelidikan awal, berujung pada tindakan kekerasan yang kini sedang didalami polisi.
Korban diduga dibawa ke kamar mandi dan mengalami penganiayaan menggunakan air panas. Setelah kejadian, korban ditemukan mengalami luka serius dan kondisinya terus memburuk.
Alih-alih segera mendapatkan penanganan medis yang memadai, korban disebut hanya mendapatkan perawatan seadanya di kamar ART. Selama beberapa hari berikutnya kondisi RR terus menurun hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Sabtu malam.
Kematian korban langsung memicu penyelidikan intensif dari aparat kepolisian. Tim penyidik yang mendatangi lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Polisi menyebut motif sementara diduga dipicu rasa kesal para pelaku terhadap korban karena tidak dapat menunjukkan keberadaan charger yang dicari.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar kota sehingga tidak berada di lokasi ketika insiden terjadi.
Kasus ini kini menjadi sorotan karena memperlihatkan dugaan kekerasan yang berujung fatal di lingkungan kerja domestik. Polisi masih mendalami kronologi lengkap, peran masing-masing pihak, serta kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam perkara tersebut.
“Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta yang terjadi,” kata Kompol Edison.
Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab kematian korban serta menetapkan langkah hukum berikutnya terhadap pihak-pihak yang terlibat. (Kusuma/Mun)
-
RAGAM27/10/2026 23:00 WIBIndonesia Berada di Pertemuan Empat Lempeng Tektonik Aktif
-
POLITIK27/10/2026 17:00 WIBDoli Khawatir Seleksi KPU Pakai Aturan Kedaluwarsa
-
RAGAM27/10/2026 19:30 WIBGrace Debbie Kandou Masuk Bursa Rektor Unsrat 2026–2030, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
-
JABODETABEK27/10/2026 22:00 WIBPeluru Nyasar Bikin Geger Showroom Mobil Jakarta Timur
-
RIAU27/10/2026 18:30 WIBDPRD Pelalawan Setujui APBD-P Rp1,663 Triliun, Kepentingan Rakyat Diutamakan
-
JABODETABEK27/10/2026 17:30 WIBWarga Ngotot Ancol Gratis, DPRD Beri Syarat Khusus Lewat Jalur CSR
-
DUNIA27/10/2026 15:00 WIBKalahkan Flavio Bolsonaro, Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026
-
DUNIA27/10/2026 18:00 WIBChina Siapkan Radar Rahasia di Sayap Jet Siluman J-20

















