DUNIA
Kapal Kargo Diserang Milisi di Yaman
AKTUALITAS.ID – Ketegangan di kawasan Laut Merah kembali meningkat setelah sebuah kapal kargo melaporkan diserang oleh kelompok bersenjata tak dikenal saat melintas di lepas pantai Yaman, Minggu (5/7/2026). Insiden ini kembali memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.
Berdasarkan laporan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), serangan terjadi sekitar 30 mil laut atau sekitar 55 kilometer di barat daya Pelabuhan Al Hudaydah, Yaman. Kapal tersebut langsung mengirimkan sinyal darurat setelah mendapat serangan.
“Sebuah kapal kargo mengirimkan sinyal darurat yang menyatakan mereka sedang diserang oleh kelompok bersenjata tak dikenal,” demikian pernyataan UKMTO.
Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui dan penyelidikan terus berlangsung. Belum ada konfirmasi apakah serangan tersebut berkaitan dengan dinamika konflik di Timur Tengah maupun ketegangan yang melibatkan Iran.
Insiden ini terjadi di tengah situasi kawasan yang masih rapuh. Meski Iran dan Amerika Serikat tengah menjalani masa gencatan senjata serta membuka jalur perundingan, stabilitas kawasan belum sepenuhnya pulih. Beberapa insiden keamanan sebelumnya menunjukkan bahwa risiko eskalasi masih tetap tinggi.
Serangan terhadap kapal dagang juga menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran internasional yang menghubungkan Laut Merah dengan Samudra Hindia. Kawasan ini menjadi lintasan utama perdagangan global, sehingga setiap gangguan berpotensi memengaruhi distribusi barang dan aktivitas pelayaran internasional.
Perhatian juga tertuju pada situasi di Yaman, yang hingga kini masih dilanda perang berkepanjangan. Sebagian besar wilayah pesisir Laut Merah, termasuk kawasan sekitar Al Hudaydah, berada di bawah pengaruh kelompok Houthi yang dalam beberapa tahun terakhir beberapa kali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang melintas di kawasan tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru tersebut, sehingga belum dapat dipastikan siapa pelakunya.
Otoritas maritim internasional mengimbau seluruh kapal yang beroperasi di sekitar Laut Merah dan Teluk Aden agar meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi keamanan terbaru, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi mengurangi risiko terhadap keselamatan pelayaran. (Mun)
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL05/07/2026 19:00 WIBKPK: Amplop Untuk Raja Juli Berasal dari SHU Petani Kuansing
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
NASIONAL05/07/2026 18:00 WIBRekam Jejak Irjen Wibowo Kakorlantas Polri Baru
-
OTOTEK05/07/2026 18:30 WIBJaguar Obral Mobil Baru Diskon hingga Puluhan Juta Rupiah, Ini Daftar Modelnya
-
NASIONAL05/07/2026 19:30 WIBBesok, Kuasa Hukum Nadiem Laporkan 4 Hakim Kasus Chromebook ke KY
-
NASIONAL05/07/2026 20:00 WIBRangkap Jabatan, ICW Laporkan Pimpinan BGN ke Ombudsman
-
NASIONAL05/07/2026 21:00 WIBKPK Diminta Tetap Profesional Usut Kasus Bupati Kuansing

















