RIAU
Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Kelola TOGA dan Pupuk Organik
AKTUALITAS.ID – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau menggelar program pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi tanaman obat keluarga (TOGA), pelatihan pembuatan pupuk organik, serta lomba kreasi media tanam di Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa (30/6/2026) hingga Kamis (2/7/2026), dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Program tersebut mengangkat tema Sehat dan Berdaya Melalui TOGA dan Pupuk Organik sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sekaligus mengelola limbah organik menjadi produk yang bernilai.
Kegiatan hari pertama berlangsung di Aula Kantor Desa Teluk Pambang. Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. Seno Andri, membuka kegiatan yang kemudian dilanjutkan pemaparan program kerja oleh Koordinator Kukerta, Nisful Junaini.
Peserta menerima materi mengenai budidaya tanaman obat keluarga yang disampaikan Chafid Akbar Ansyari. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai jenis tanaman obat yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah, manfaatnya bagi kesehatan keluarga, hingga teknik pengolahan sederhana sebagai obat tradisional.
Materi berikutnya disampaikan Yahya Andreansyah yang mengajak masyarakat memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk ramah lingkungan.
“Kami ingin masyarakat mampu mengolah limbah organik menjadi pupuk yang murah, bermanfaat, sekaligus mendukung budidaya tanaman di lingkungan rumah,” ujar Yahya.
Kegiatan dihadiri Penjabat Kepala Desa Teluk Pambang Sariyono, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, pengurus Lembaga Pengelola Hutan Desa, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta warga.
Pada hari kedua, mahasiswa Kukerta menggelar lomba kreasi pembuatan media tanam TOGA menggunakan barang bekas di halaman Sekretariat Lembaga Pengelola Hutan Desa. Lomba diikuti tiga tim perwakilan ibu ibu Dasawisma dan PKK dari Dusun Tanjung Kudus, Dusun Damai Serasi, serta Dusun Setia Kawan.
Penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas, pemanfaatan bahan bekas, kerapian, dan fungsi media tanam. Hasilnya, Dusun Setia Kawan meraih Juara I, disusul Dusun Damai Serasi sebagai Juara II dan Dusun Tanjung Kudus sebagai Juara III.
Penjabat Kepala Desa Teluk Pambang, Sariyono, mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap ilmu yang diberikan mahasiswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga,” ucapnya.
Koordinator kegiatan, Yahya Andreansyah, mengatakan program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah Kukerta berakhir.
“Semoga masyarakat terus memanfaatkan TOGA dan mengolah sampah organik secara mandiri sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan produktif,” tutur dirinya.
Program Kukerta Berdampak Universitas Riau ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui edukasi, penguatan ketahanan pangan keluarga, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. (Apri)
-
RAGAM03/07/2026 13:30 WIBPengamat SDI: Indonesia Tak Akan Maju Tanpa Pendidikan dan Kesehatan Merata
-
POLITIK03/07/2026 11:00 WIBPuan Tegaskan DPR Hormati Putusan MK Soal Pilkada
-
NASIONAL03/07/2026 16:00 WIBOTT Bupati Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Kemenhut
-
POLITIK03/07/2026 16:30 WIBSaid Didu Sebut Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan
-
POLITIK03/07/2026 07:00 WIBPKB Soroti Anggota DKPP Ikut Helikopter KPU
-
NASIONAL03/07/2026 00:00 WIBBupati Langkat Dikabarkan Diamankan KPK Saat Hadiri Acara APKASI
-
NUSANTARA03/07/2026 15:30 WIBDetik-Detik Pesawat PT AMA Dibakar KKB Usai Mendarat
-
OTOTEK03/07/2026 15:30 WIBApple Siapkan iPad Pro dan MacBook Pro Baru dengan Prosesor M7

















