NASIONAL
Dua Kali Kabur dari Wartawan, Nanik Deyang Takut?
AKTUALITAS.ID – Sorotan terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) terus menguat di tengah perhatian publik terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai isu yang mengiringi lembaga tersebut. Di tengah situasi itu, Kepala BGN Nanik S. Deyang kembali menjadi perhatian setelah dua kali tidak memberikan keterangan kepada awak media dalam agenda resmi.
Peristiwa terbaru terjadi seusai audiensi BGN dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam membahas hasil kajian KPK mengenai potensi tindak pidana korupsi serta perbaikan tata kelola dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Nanik hadir bersama jajaran pimpinan BGN, termasuk dua wakil kepala. Namun, setelah pertemuan berakhir, perhatian wartawan tertuju pada keberadaan Nanik karena ia tidak terlihat keluar melalui jalur yang lazim digunakan pejabat untuk memberikan keterangan pers.
Yang terlihat keluar justru Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari bersama Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK. Saat ditanya mengenai keberadaan Nanik maupun Wakil Kepala BGN lainnya, tidak ada penjelasan yang diberikan kepada awak media.
Peristiwa tersebut menambah daftar momen ketika Nanik tidak memberikan tanggapan langsung kepada wartawan. Sebelumnya, usai rapat tertutup bersama DPR RI pada 15 Juni 2026 yang membahas anggaran Program Makan Bergizi Gratis, Nanik juga langsung menuju kendaraannya tanpa menjawab pertanyaan awak media mengenai pembahasan anggaran dan program motor listrik yang berasal dari era kepemimpinan sebelumnya.
Sikap itu menjadi perhatian publik mengingat Nanik memiliki latar belakang sebagai jurnalis sebelum dipercaya memimpin BGN. Harapan agar BGN lebih terbuka dalam menyampaikan informasi pun mengemuka, terutama karena lembaga tersebut sedang menjadi sorotan terkait tata kelola dan penggunaan anggaran.
Sorotan juga datang dari Anas Urbaningrum, yang melalui akun media sosial X menyampaikan pandangannya agar pejabat publik menghadapi pertanyaan media secara terbuka.
“Sekadar saran: sebaiknya tidak menghindar dan mengelak dari pertanyaan jurnalis. Justru musti dihadapi dengan tenang dan diterangkan,” tulis Anas.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari Kepala BGN mengenai alasan dirinya tidak memberikan keterangan kepada wartawan dalam dua kesempatan tersebut. Sementara itu, perhatian publik terhadap transparansi pengelolaan BGN dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis masih terus meningkat. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL11/07/2026 15:00 WIBRudi Margono Resmi Gantikan Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
-
NASIONAL11/07/2026 17:30 WIBPimpin Jampidsus, Segini Harta Kekayaan Rudi Margono
-
NASIONAL11/07/2026 16:00 WIBDari Magetan ke Puncak Karir, InI Perjalanan Rudi Margono di Kejaksaan
-
NUSANTARA11/07/2026 14:30 WIBDaftar Lengkap Wilayah yang Berpotensi Diterjang Rob
-
PAPUA TENGAH11/07/2026 20:00 WIBDukung Air Bersih Mimika, PT Freeport Hibahkan 1.724 Pipa ke Pemkab
-
OTOTEK11/07/2026 13:30 WIBRahasia Nonton YouTube Bebas Iklan Tanpa Bayar
-
NASIONAL11/07/2026 13:00 WIBDPR Kawal Tiga Perkara Besar Usai Febrie Mundur
-
NASIONAL11/07/2026 21:00 WIBKPK Siap Ambil Alih Perkara Korupsi dari Kortas Tipidkor Polri

















