Connect with us

NUSANTARA

Tim SAR Temukan Seorang Wanita Tewas di Bawah Reruntuhan Rumah Mewah

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Operasi pencarian korban ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di kawasan elite Grand Polonia, Kota Medan, memasuki babak duka. Setelah bekerja sepanjang malam, tim SAR gabungan menemukan satu korban yang diduga seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di bawah tumpukan reruntuhan bangunan.

Korban ditemukan sekitar pukul 02.20 WIB pada Selasa (21/7/2026) di area lantai dua bangunan yang ambruk akibat ledakan.

“Alhamdulillah, pukul 02.20 WIB satu orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju RS Bhayangkara. Untuk identitas korban masih akan dipastikan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika.

Sejak menerima laporan kejadian pada Senin sore, Basarnas langsung mengerahkan 15 personel yang dibagi ke dalam beberapa tim pencarian. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban yang kemungkinan masih tertimbun material bangunan, sementara tim lain melakukan penyisiran manual dengan memperhatikan potensi bahaya di lokasi.

BACA JUGA  Tragis, Wartawan Online di Medan Tewas Misterius dengan Luka Memar dan Menganga

Ledakan yang terjadi sekitar 15.30–16.30 WIB mengguncang kawasan Grand Polonia dan bahkan getarannya dilaporkan terasa hingga kawasan Jalan Mustang.

“Terasa getarannya. Kami kira petir, ternyata ledakan,” kata seorang warga yang berada di sekitar lokasi.

Di tengah operasi penyelamatan, aparat keamanan menutup akses menuju lokasi. Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumatera Utara diterjunkan untuk mengamankan area, sementara petugas PLN dan awak media belum diizinkan memasuki kawasan yang berada di dekat Lanud Soewondo.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak sebelumnya menyampaikan bahwa terdapat enam orang yang diduga berada di dalam rumah saat ledakan terjadi. Hingga kini, dua orang berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup, yakni seorang pria lanjut usia dan seorang balita yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA  FOTO: Jokowi Hadiri HPN 2023 di Medan

Sementara itu, empat orang lainnya sebelumnya diduga masih berada di dalam bangunan, termasuk istri pemilik rumah dan sejumlah asisten rumah tangga. Aparat masih terus memastikan jumlah korban dan keberadaan mereka di lokasi.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Polisi menyatakan dugaan awal mengarah pada kebocoran pipa gas, namun penyebab tersebut belum dipastikan dan masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan forensik.

Operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di bawah reruntuhan bangunan. Aparat mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab insiden tersebut. (Irawan/Mun)

TRENDING