EKBIS
IHSG Ambruk Saat BI Ganti Nahkoda
AKTUALITAS.ID – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dalam tekanan pada Senin (27/7/2026). Di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang agenda penting ekonomi global, pasar juga diwarnai kabar mengejutkan mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pada pembukaan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6.180,33, turun 0,26 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.196,43. Indeks sempat bergerak di rentang 6.172,84 hingga 6.188,03.
Data RTI mencatat, hingga pukul 09.01 WIB, IHSG kembali melemah ke 6.174,84 atau turun 21,58 poin (0,35 persen). Tekanan jual berlanjut hingga pukul 09.16 WIB, ketika IHSG kembali terkoreksi menjadi 6.166,564, turun sekitar 29,87 poin atau 0,48 persen.
Aktivitas perdagangan sejak awal sesi menunjukkan tekanan masih mendominasi. Tercatat 9,37 miliar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi sekitar Rp4,9 triliun dan lebih dari 90 ribu transaksi.
Sebanyak 267 saham melemah, hanya 179 saham menguat, sementara 235 saham bergerak stagnan. Kondisi tersebut mencerminkan mayoritas pelaku pasar masih memilih berhati-hati di awal pekan.
Tekanan terbesar datang dari sektor infrastruktur yang terkoreksi hingga 1,09 persen. Pelemahan juga terjadi pada sektor energi, keuangan, transportasi dan logistik, barang konsumen primer, barang baku, properti, kesehatan, serta barang konsumen non-primer.
Di tengah tekanan tersebut, sektor teknologi justru menjadi salah satu yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan sekitar 0,16 persen, disusul sektor perindustrian.
Pergerakan pasar pada pagi ini juga bertepatan dengan pengumuman resmi bahwa Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia. Dalam konferensi pers di Gedung BI, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara setelah Perry menyatakan mundur secara sukarela karena alasan pribadi.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan lebih lanjut, baik terkait proses penunjukan Gubernur BI definitif maupun berbagai agenda ekonomi global sepanjang pekan ini. Kombinasi faktor domestik dan eksternal diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.
Meski pelemahan IHSG terjadi bersamaan dengan kabar pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia, arah pasar juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, termasuk sentimen global dan sikap investor yang cenderung menunggu kejelasan kebijakan ekonomi serta perkembangan pasar internasional. (Firman/Mun)
-
RAGAM27/10/2026 23:00 WIBIndonesia Berada di Pertemuan Empat Lempeng Tektonik Aktif
-
POLITIK27/10/2026 17:00 WIBDoli Khawatir Seleksi KPU Pakai Aturan Kedaluwarsa
-
RAGAM27/10/2026 19:30 WIBGrace Debbie Kandou Masuk Bursa Rektor Unsrat 2026–2030, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
-
JABODETABEK27/10/2026 22:00 WIBPeluru Nyasar Bikin Geger Showroom Mobil Jakarta Timur
-
RIAU27/10/2026 18:30 WIBDPRD Pelalawan Setujui APBD-P Rp1,663 Triliun, Kepentingan Rakyat Diutamakan
-
JABODETABEK27/10/2026 17:30 WIBWarga Ngotot Ancol Gratis, DPRD Beri Syarat Khusus Lewat Jalur CSR
-
DUNIA27/10/2026 15:00 WIBKalahkan Flavio Bolsonaro, Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026
-
DUNIA27/10/2026 18:00 WIBChina Siapkan Radar Rahasia di Sayap Jet Siluman J-20

















