Connect with us

NUSANTARA

BNPB: Karhutla Sumsel Paling Luas di 6 Provinsi

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali mengepung Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data mencemaskan: enam provinsi berstatus darurat karhutla, dengan Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi wilayah dengan kondisi paling parah.

Berdasarkan data terbaru BNPB, lebih dari 531 hektare lahan di Sumsel telah hangus dilalap api hanya dari 24 titik panas (hotspot). Mirisnya, upaya hujan buatan terpaksa dihentikan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyebut Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumsel lumpuh karena kondisi langit yang terlalu kering.

“Kondisi cuaca tidak memungkinkan adanya OMC dan pertumbuhan awan tidak ditemukan. Visibilitas sudah di bawah 4 kilometer,” tegas Berton di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Dari total luas lahan yang terbakar di Sumsel, baru sekitar 240 hektare yang berhasil dijinakkan.

BACA JUGA  Gubernur Herman Deru Hadiri Rapat Monev Percepatan Penanganan Corona di Sumsel

Jarak pandang yang memburuk membuat pemadaman udara makin sulit. Untuk menyiasati krisis ini, bantuan tiga helikopter raksasa Chinook dari Jepang telah diterjunkan ke lokasi. Namun, kabut asap tebal membuat armada ini baru bisa beroperasi terbatas sebanyak satu sorti.

Api Merata di Kalimantan dan Sumatera

Selain Sumsel, amukan si jago merah juga melahap lima provinsi langganan karhutla lainnya dengan ratusan hektare lahan yang masih berstatus belum padam:

Kalimantan Tengah: Terbakar 218 hektare dari 94 titik api (Sisa 110 hektare belum padam).

Kalimantan Selatan: Terbakar 131 hektare dari 36 titik api (Sisa 34,2 hektare belum padam).

Kalimantan Barat: Terbakar 122,9 hektare dari 7 titik api (Sisa 57,3 hektare belum padam).

BACA JUGA  Gubernur Sumsel Inisiatif entuk Bentuk Proda Terkait SHM Tanah Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Jambi: Terbakar 106 hektare dari 39 titik api (Sisa 41,5 hektare belum padam).

Riau: Terbakar 53 hektare dari 21 titik api (Sisa 23,8 hektare belum padam).

Sama seperti Sumsel, tim satgas di Riau juga dihantam cuaca super kering yang membuat operasi modifikasi cuaca mustahil dilakukan. Cuaca ekstrem kini menjadi musuh terbesar dalam perang melawan Karhutla di tahun ini. (Irawan/Mun)

TRENDING