Berita
Soal Belajar Tatap Muka, KPAI: Selesaikan Dulu COVID-19
AKTUALITAS.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti sekolah-sekolah yang bakal memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Menurutnya, sekolah harus menjadi yang terakhir dibuka ketika wilayah tersebut sudah masuk zona hijau. Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati mengatakan pihak-pihak terkait harus memikirkan keselamatan dan kesehatan para siswa jika membuat keputusan membuka sekolah. Menurutnya, keselamatan anak […]
AKTUALITAS.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti sekolah-sekolah yang bakal memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Menurutnya, sekolah harus menjadi yang terakhir dibuka ketika wilayah tersebut sudah masuk zona hijau.
Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati mengatakan pihak-pihak terkait harus memikirkan keselamatan dan kesehatan para siswa jika membuat keputusan membuka sekolah. Menurutnya, keselamatan anak harus diutamakan dan menjadi prioritas utama.
“Jadi kalau kita kepentingan keselamatan anak, kesehatan anak itu nomor 1. Kalau kita sebenarnya sekolah itu harus tetap klaster terakhir (dibuka),” kata Rita kepada wartawan, Senin (3/7/2020).
Rita meminta Kepala Dinas Pendidikan setempat serta Kemendikbud harus bijak dalam memutuskan aturan membuka KMB tatap muka. Menurutnya, KBM tatap muka sebaiknya tidak dilakukan di sekolah yang masih masuk zona oranye.
“Banten sebenarnya belum hijau. Itu belum boleh, kan itu harus hijau,” katanya.
“Kita ntar dulu, jangan tergesa-gesa buka sekolah. Selesaikan dulu urusan COVID-nya. Kemudian atur manajemen pembelajaran dari rumah dengan baik, utamanya di Kemendikbud. Bagaimana Kemendikbud mengatur ini BDR (belajar dari rumah) itu, nggak bisa sama kurikulumnya sama dengan tatap muka kan, itu yang harus dikejar,” sambungnya.
Seperti diketahui, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cilegon bakal memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai hari ini. Puluhan pengawas dan penilik diterjunkan untuk memantau kesiapan sekolah melangsungkan tatap muka di tengah pandemi Corona.
Tak hanya di Cilegon, Sebanyak 6 SMP Negeri di Lebak akan memulai kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka mulai 18 Agustus. Enam sekolah tersebut dinilai berada di zona hijau dan bisa menerapkan belajar seperti biasa.
Untuk diketahui, kasus positif virus Corona di Cilegon per Minggu (2/8) mencapai 44 kasus. 41 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang masih dalam perawatan. Sementara 1 pasien positif meninggal dunia.
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000
-
EKBIS02/10/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Merosot Lagi Hari Ini
-
JABODETABEK02/10/2026 07:30 WIBWaspada, Rob Ancam Pesisir Jakarta Utara hingga Akhir Oktober

















