Berita
Kafe di Surabaya yang Langgar Jam Malam, Satpol PP Jatim Bakal Tindak Tegas
AKTUALITAS.ID – Operasi Yustisi yang digelar Tim COVID-19 Hunter banyak menemukan kafe di Surabaya yang melanggar jam malam. Kasatpol PP Jawa Timur Budi Santosa memastikan, pihaknya tidak tebang pilih dalam merazia tempat hiburan malam. “Kita tidak tebang pilih. Apalagi kafe-kafe besar yang melanggar. Oke awalnya kita bubarkan, tapi selanjutnya akan kita tindak,” kata Budi di […]
AKTUALITAS.ID – Operasi Yustisi yang digelar Tim COVID-19 Hunter banyak menemukan kafe di Surabaya yang melanggar jam malam. Kasatpol PP Jawa Timur Budi Santosa memastikan, pihaknya tidak tebang pilih dalam merazia tempat hiburan malam.
“Kita tidak tebang pilih. Apalagi kafe-kafe besar yang melanggar. Oke awalnya kita bubarkan, tapi selanjutnya akan kita tindak,” kata Budi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (21/9/2020).
Budi menegaskan, pihaknya akan langsung menindak tempat hiburan malam dan pengunjungnya bila mana melanggar jam malam. Sanksinya akan lebih berat, bila tidak mengindahkan protokol kesehatan.
“Ya itu kalau sudah melanggar jam malam, KTP kita ambil dan ditindak. Sudah ada komitmen kami dengan Polrestabes Surabaya dan pengadilan juga panitera. Nanti saat ditindak berkasnya dibawa tim Satpol PP dan disidang di Polrestabes Surabaya,” tegasnya.
Dirinya memastikan, Tim COVID-19 Hunter akan menindak pengunjung dan pemilik tempat hiburan kalau melanggar jam malam. Karena, Budi menyebut sesuai Perwali Surabaya Nomor 33 Tahun 2020, Surabaya masih memberlakukan jam malam mulai pukul 22.00 WIB.
“Perwali Surabaya jelas ada jam malam. Kalau Pergub tidak ada. Karena kembali ke kabupaten/kota masing-masing aturan jam malamnya. Di Surabaya dendanya bermacam. Tergantung kesalahan dari pelanggar protokol kesehatan. Pengadilan atau panitera yang menentukan dendanya,” bebernya.
Budi menjelaskan, banyak pengunjung tempat hiburan malam yang marah terkena razia. Pengunjung itu merasa telah mentaati protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Tapi, menurut Budi, Tim COVID-19 Hunter akan tetap menindak, karena di tempat hiburan, pengunjung tidak bisa menjaga social distancing alias tetap berkerumun.
Tidak hanya tempat hiburan malam, setiap pagi, Tim COVID-19 Hunter khususnya dari Satpol PP Jatim turun tangan bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak, untuk menyisir pasar tradisional.
“Kita rutin turun bareng bersama Polres Tanjung Perak. Pagi kita turun di pasar dan mengadakan sidang di tempat langsung. Jadi di mana tempat itu berpotensi memunculkan kerumunan, kita akan turun untuk mengeceknya,” pungkasnya.
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
JABODETABEK08/05/2026 18:30 WIBCFD Rasuna Said Resmi Dimulai Minggu Ini
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK

















