Berita
Bawaslu: Indeks Kerawanan Pemilu di Jabar Tinggi, Bogor Paling Rawan
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menyatakan akan mengantisipasi tingginya indeks kerawanan Pemilu di Jawa Barat. Bawaslu menyatakan akan melakukan pemetaan daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi pelanggaran Pemilu. “Jadi, ini menjadi konsep kita juga, termasuk internal Bawaslu juga untuk melakukan pemetaan soal indeks kerawanan di beberapa TPS. Pemetaan itu dilakukan kepada wilayah-wilayah yang […]
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menyatakan akan mengantisipasi tingginya indeks kerawanan Pemilu di Jawa Barat. Bawaslu menyatakan akan melakukan pemetaan daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi pelanggaran Pemilu.
“Jadi, ini menjadi konsep kita juga, termasuk internal Bawaslu juga untuk melakukan pemetaan soal indeks kerawanan di beberapa TPS. Pemetaan itu dilakukan kepada wilayah-wilayah yang memang harus diantisipasi dan memiliki potensi di hari H,” kata Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan di Bandung, Sabtu, (13/4/2019).
Dahlan mengatakan, daerah Bogor merupakan yang paling rawan terjadi pelanggaran pemilu.
“Kita melakukan kesiagaan terhadap semua, hampir seluruh kabupaten berpotensi ada politik uang, kita awasi tindakan politik uang tersebut,” katanya.
Menurutnya politik uang sangat merusak kontestasi pemilu. Selain itu, masih banyak aktivitas kampanye yang ia rasa tidak bermartabat.
Dahlan mengatakan pada hari tenang tidak boleh ada lagi alat peraga kampanye (APK) dan akan segera menertibkan APK yang masih berceceran.
“Lalu penertiban alat peraga kampanye, seluruh jajaran Bawaslu akan turun nanti pada hari rawan ini,” katanya.
Sumber: Antara
-
DUNIA02/05/2026 12:00 WIBSenator AS Ungkap Trump Rancang Serangan ke Iran
-
NASIONAL01/05/2026 23:00 WIBDPR Usul Semua Perlintasan KA Rawan Dijaga Petugas Bersertifikat
-
DUNIA02/05/2026 00:00 WIBPM Malaysia Anwar Ibrahim Murka ke Israel
-
JABODETABEK02/05/2026 05:30 WIBCuaca Hari Ini: Jakarta Berawan dan Hujan Bergantian
-
EKBIS02/05/2026 17:30 WIBBeri Dampak Sosial-Ekonomi, Danantara Evaluasi Beragam Peluang
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
DUNIA01/05/2026 21:00 WIBMyanmar Umumkan Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah
-
POLITIK01/05/2026 22:00 WIBKPU Tekankan Profesionalisme dalam Proses PAW

















