Berita
Biar Banyak Calon Dalam Pilpres, PKS Berharap Ambang Batas Presiden 10%
AKTUALITAS.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin ambang batas presiden di angka 10%. Menurutnya, dengan angka tersebut kandidat calon presiden bisa lebih banyak. “PKS berharap ambang batas Presiden menjadi 10%. Penting untuk menghilangkan entry to barrier biar lebih banyak calon dalam Pilpres,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Rabu (20/1/2021). Mardani menilai, tidak sehat […]
AKTUALITAS.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin ambang batas presiden di angka 10%. Menurutnya, dengan angka tersebut kandidat calon presiden bisa lebih banyak.
“PKS berharap ambang batas Presiden menjadi 10%. Penting untuk menghilangkan entry to barrier biar lebih banyak calon dalam Pilpres,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Rabu (20/1/2021).
Mardani menilai, tidak sehat bagi demokrasi jika hanya dua kandidat capres yang berkompetisi. Contohnya, di Pilpres 2019 lalu.
“Terbukti kompetisi dua pasang calon tidak sehat bagi demokrasi dan berpotensi membelah publik,” kata anggota Komisi I DPR ini.
Menurutnya, idealnya di Pilpres ada tiga hingga empat pasang calon. Di situ, akan memungkinkan adanya kontestasi karya dan gagasan.
“Lebih rasional ketimbang emosional. Plus menyehatkan demokrasi,” pungkasnya.
Diberitakan, Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu telah memuat satu opsi dalam beberapa isu krusial terkait sistem Pemilu, ambang batas presiden (presidential threshold), dan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Saat draf awal diajukan Komisi II DPR, isu krusial masih berupa opsi-opsi.
-
FOTO01/05/2026 17:28 WIBFOTO: Rilis Penipuan Daring dengan Tersangka 16 WNA
-
POLITIK01/05/2026 18:00 WIBGolkar: Usulan Yusril soal Parliamentary Threshold Sudah Digodok Lama
-
NASIONAL01/05/2026 16:00 WIBPrabowo Janji Kredit Rumah Bunga 5%, Buruh Bisa Punya Hunian
-
DUNIA01/05/2026 19:00 WIBAyatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
-
RAGAM01/05/2026 17:00 WIBBukan Orang PKI, Ini Sosok Asli Penerjemah Lagu Internasionale di Indonesia
-
PAPUA TENGAH01/05/2026 16:30 WIBKolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
-
DUNIA01/05/2026 21:00 WIBMyanmar Umumkan Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah
-
NASIONAL01/05/2026 20:00 WIBPrabowo Umumkan BPJS untuk Driver Ojol

















