Berita
TPDI Minta Komjen Listyo Perkuat Memberantas Kelompok Radikal
AKTUALITAS.ID – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus mengatakan calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo perlu memperkuat jajaran dibawahnya demi konsistensi memberantas kelompok radikal. “Karena aparat ini ada yang terpapar. Karena pembersihan di internal Kapolri harus menjadi garda terdepan menertibkan aparat yang terpapar agar kembali ke Pancasila,” kata Petrus dalam diskusi Rumah […]
AKTUALITAS.ID – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus mengatakan calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo perlu memperkuat jajaran dibawahnya demi konsistensi memberantas kelompok radikal.
“Karena aparat ini ada yang terpapar. Karena pembersihan di internal Kapolri harus menjadi garda terdepan menertibkan aparat yang terpapar agar kembali ke Pancasila,” kata Petrus dalam diskusi Rumah Kebudayaan Nusantara (RKN) “Kapolri Baru: Peluang dan Tantangan Mewujudkan Transformasi Menuju Polri yang Presisi” di Jakarta, Sabtu (23/1/2021).
Petrus melanjutkan, Listyo mesti tak boleh pandang bulu dalam menindak para pelaku radikalisme dan menjadikan pribadinya sebagai beban.
“Kita ini negara hukum nasional. Ketika hukum dijalankan tak boleh dibenturkan persoalan SARA,” ungkap Petrus.
Ia menekankan Listyo perlu menolak adanya rencana memperkuat Pam Swakarsa. Menurut Petrus, jika organisasi itu dibangkitkan, maka bisa saja menimbulkan trauma masa lalu.
Ia berharap, Listyo sebaiknya memperkuat organisasi masyarakat di daerah untuk menjaga keamanan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Mereka bisa lebih merasa besar daripada Polrim. Jadi lebih mengedepankan kearifan lokal,” tutur Petrus.
Sementara itu, Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo berharap Kapolri yang baru, nantinya dapat mengayomi seluruh pihak namun jangan berkompromi terhadap hal apapun.
“Dia harus mengayomi semua ia tapi jangan berkmpromi, jangan kompromi terhadap apapun. Polisi kedepan harus yang memiliki artikulasi, konstitusi dijalankan,” tuturnya.
-
NUSANTARA15/10/2026 07:30 WIBKabut Asap Makin Parah! Sekolah di Balikpapan Ditutup 3 Hari
-
EKBIS15/10/2026 10:30 WIBRupiah Makin Loyo, Dolar AS Dekati Rp18.000
-
NASIONAL15/10/2026 10:00 WIB“Bercerai Kawin Lagi!” Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla Bikin DPR Murka
-
EKBIS15/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Anjlok ke 5.917
-
NASIONAL15/10/2026 07:00 WIBSahroni Minta MUI Tak Ikut Campur Konser Andrea Bocelli di Borobudur
-
NASIONAL15/10/2026 06:00 WIBKarhutla Makin Darurat, PKB Desak Status Bencana Nasional
-
DUNIA15/10/2026 08:00 WIBASEAN Bahas Kabut Asap RI di KTT Manila November
-
JABODETABEK15/10/2026 05:30 WIBLangit Mendung Tapi Jaktim Tembus 37°C

















