Berita
Wagub Riau Sebut Hutan Sengaja Dibakar Jadi Pengalih Isu Peredaran Narkoba
AKTUALITAS.ID – Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Afrizal Natar Nasution mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pasalnya bisa saja terjadi sebagai langkah pengalihan isu peredaran narkoba. Edy mengatakan, ada dua kemungkinan alasan mengapa kebakaran hutan sering terjadi di Riau. Pertama, karena masyarakat ingin memperluas lahan perkebunan. Selain itu, ada dugaan hutan […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Afrizal Natar Nasution mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pasalnya bisa saja terjadi sebagai langkah pengalihan isu peredaran narkoba.
Edy mengatakan, ada dua kemungkinan alasan mengapa kebakaran hutan sering terjadi di Riau. Pertama, karena masyarakat ingin memperluas lahan perkebunan. Selain itu, ada dugaan hutan sengaja dibakar sebagai pengalihan dari isu peredaran narkoba melalui ‘jalan tikus’ di Riau ke luar negeri.
“Ada kasus sedikit berbeda yang pernah saya amati, terjadi kasus kebakaran dekat pemukiman masyarakat, jadi dugaan saya, saat itu di saat orang sibuk dengan Karhutla, ini pelaku narkoba di jalan tikus mencoba mengalihkan perhatian dengan cara membakar,” kata Edy dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 di Youtube BNPB, Jumat (5/3).
Edy mengatakan ada tiga pulau terluar di Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia, yakni Kepulauan Meranti, Pulau Bengkalis, dan Pulau Rupat. Tiga pulau ini lah yang diduga sebagai ‘jalan tikus’ peredaran narkoba.
Terkait dugaan peredaran narkoba ini, Edy mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian Riau untuk menindaklanjuti. Ia juga meminta masyarakat untuk melihat kasus Karhutla di Riau secara berbeda dengan kasus kebakaran hutan lainnya.
Mengingat, lanjut dia, adanya kemungkinan dugaan pengalihan isu peredaran narkoba tersebut.
“Sehingga saya lihat kasus di Riau sedikit berbeda dengan kasus sebelumnya. Satgas fokus semua ke Karhutla akhirnya lolos mereka, dan ini sudah saya sampaikan ke Kepolisian sehingga diperketat razia-razia narkoba itu,” ucap Edy.
Meski demikian, Edy tidak memungkiri ada “tangan jahil” yang ingin membakar hutan demi keuntungan ekonomi. Da mengatakan, opsi tersebut dipilih karena upaya perluasan lahan dengan cara membakar hutan lebih murah biayanya ketimbang membabat dengan ekskavator.
“Kalau kita lihat permasalahan yang ada di Riau itu sebagian besar diakibatkan oleh tangan jahil manusia yang sebenarnya latar belakangnya beda-beda, ada yang memang untuk kepentingan secara ekonomis ada juga kepentingan lain seperti membuat suatu perhatian, seperti peredaran narkoba tadi,” tutur dia lagi.
Sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan sejumlah lembaga menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk memadamkan karhutla yang meluas di Provinsi Riau.
Mengutip situs SiPongi, pada periode 23 Februari-1 Maret titik api di Riau hanya berjumlah dua. Angka ini menurun dari periode 16-22 Februari sebanyak 31 titik api.
Namun Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau memprediksi kejadian karhutla di wilayah tersebut masih akan terus berlanjut hingga Idul Fitri atau Mei 2021. Alasannya karena faktor utama karhutla yang dinilai belum dibenahi dan berkaca pada waktu kejadian Karhutla setiap tahunnya.
Infografis Fakta Satwa yang Terancam Kabut Asap KarhutlaInfografis Fakta Satwa yang Terancam Kabut Asap Karhutla.
-
NASIONAL25/03/2026 23:00 WIBBuntut Kasus Penyiraman Air Keras, Jabatan Kabais Telah Diserahkan
-
NASIONAL26/03/2026 06:00 WIBDemokrat Tegaskan Anies Tak Diundang ke Halalbihalal SBY di Cikeas
-
NUSANTARA26/03/2026 00:01 WIBRekayasa Lalu Lintas One Way di Ruas Tol Cipali Dihentikan
-
FOTO26/03/2026 13:38 WIBFOTO: Penumpang Whoosh Meningkat 11 Persen di Libur Lebaran 2026
-
NUSANTARA26/03/2026 06:30 WIBBiadab! WNA China Diduga Diperkosa dan Dirampok Pria Misterius di Bali
-
DUNIA25/03/2026 22:00 WIBJepang Siap Sambut Kedatangan Prabowo
-
EKBIS26/03/2026 09:30 WIBRupiah Menguat ke Rp16.892 per Dolar AS Pagi Ini
-
OTOTEK25/03/2026 23:30 WIBRedmi Note 15 SE Bakal Dirilis

















