Berita
Akibat Cekcok, Buruh Perkebunan Tembak Mati Rekan Kerjanya
AKTUALITAS.ID – Kasus penembakan terjadi di depan Mess perkebunan karet milik H Sinar, Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Seorang pria berinisial AR (24), menggunakan senjata api rakitan laras panjang menembak mati korban bernama Saladri. Keduanya merupakan pekerja sawit, Kasus tersebut diawali adanya cekcok mulut korban Saladri dengan tersangka AR. […]
AKTUALITAS.ID – Kasus penembakan terjadi di depan Mess perkebunan karet milik H Sinar, Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Seorang pria berinisial AR (24), menggunakan senjata api rakitan laras panjang menembak mati korban bernama Saladri. Keduanya merupakan pekerja sawit,
Kasus tersebut diawali adanya cekcok mulut korban Saladri dengan tersangka AR. Tak lama setelah cekcok, langsung terdengar suara tembakan sebanyak satu kali.
Mendengar itu sejumlah pekerja sawit langsung keluar dari mess dan mendapati korban sudah dalam keadaan jatuh dalam posisi tertelungkup di tanah. Pada saat bersamaan, terlihat tersangka AR dalam posisi berdiri dan memegang senjata rakitan di tangan sebelah kanannya.
AR kemudian melarikan diri dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Kejadian tersebut pada 1 bulan lalu, tersangka AR dengan korban Saladri, yang sama-sama pekerja di kebun karet, pernah ada permasalahan, di mana tersangka menuduh korban melaporkan dirinya kepada pemilik kebun karet, jika dirinya sering mencuri karet untuk dijual di tempat lain.
-
POLITIK13/08/2026 06:00 WIBPuan: Semua Parpol Bebas Ajukan Calon
-
NASIONAL13/08/2026 07:00 WIBMK: Penghinaan Presiden-Wapres Hanya Bisa Diproses Jika Mereka Sendiri Melapor
-
RIAU13/08/2026 10:30 WIBSabu Diselipkan dalam Celana Jeans, Pria Asal Aceh Diciduk di Bandara
-
OASE13/08/2026 05:00 WIBKeajaiban Tubuh Manusia Dibongkar Alquran
-
POLITIK13/08/2026 13:00 WIBGolkar Usul Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah
-
NASIONAL13/08/2026 14:00 WIBSaid Iqbal: RUU Ketenagakerjaan Harus Transparan
-
DUNIA13/08/2026 08:00 WIBWashington Klaim Teheran Melemah Drastis
-
NASIONAL13/08/2026 10:00 WIBMK Putuskan Pasal KUHP Garuda Tak Berlaku

















