Berita
11 Warga Sipil Tewas Akibat Ledakan Ranjau Darat di Afganistan
Sebanyak 11 warga sipil termasuk tiga anak-anak, dikabarkan tewas lantaran ranjau darat meledak di Afganistan Utara, Sabtu (5/6/2021). Gubernur provinsi utara Badgis, Husamudin Shams menyebut kendaraan ditumpangi para korban itu hendak bepergian ke kota Qala-e-Naw. Ledakan terjadi beberapa jam sebelum para pemimpin senior Taliban dan pejabat PBB bertemu di Qatar. Pertemuan itu membahas proses perdamaian […]
Sebanyak 11 warga sipil termasuk tiga anak-anak, dikabarkan tewas lantaran ranjau darat meledak di Afganistan Utara, Sabtu (5/6/2021).
Gubernur provinsi utara Badgis, Husamudin Shams menyebut kendaraan ditumpangi para korban itu hendak bepergian ke kota Qala-e-Naw.
Ledakan terjadi beberapa jam sebelum para pemimpin senior Taliban dan pejabat PBB bertemu di Qatar.
Pertemuan itu membahas proses perdamaian Afghanistan, keamanan bagi para diplomat dan orang-orang yang bekerja di lembaga kemanusiaan di Afghanistan.
Terkait ledakan itu, pejabat Afghanistan menuduh Taliban yang menanam ranjau darat tersebut.
Kelompok ini terus dituding melakukan kekerasan terhadap pasukan pemerintah dan warga sipil dalam upaya untuk merebut kendali teritorial di beberapa provinsi.
Taliban membantah tudingan pemerintah Afghanistan. Mereka juga mengaku tak bertanggung jawab.
Juru Bicara Taliban menyebutkan, wakil kepala kantor politik Taliban, Sher Mohammad Abbas Stanekzai kembali menegaskan terkait komitmen proses perdamaian Afghanistan dalam pertemuan dengan pejabat PBB. Demikian dikutip Reuters.
-
FOTO01/05/2026 17:28 WIBFOTO: Rilis Penipuan Daring dengan Tersangka 16 WNA
-
POLITIK01/05/2026 18:00 WIBGolkar: Usulan Yusril soal Parliamentary Threshold Sudah Digodok Lama
-
NASIONAL01/05/2026 16:00 WIBPrabowo Janji Kredit Rumah Bunga 5%, Buruh Bisa Punya Hunian
-
RAGAM01/05/2026 17:00 WIBBukan Orang PKI, Ini Sosok Asli Penerjemah Lagu Internasionale di Indonesia
-
DUNIA01/05/2026 19:00 WIBAyatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
DUNIA02/05/2026 00:00 WIBPM Malaysia Anwar Ibrahim Murka ke Israel
-
PAPUA TENGAH01/05/2026 16:30 WIBKolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

















