Berita
Sekjen PBB Serukan Penghapusan Total Senjata Nuklir
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres, yang berbicara pada Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir, menyatakan senjata nuklir harus dilenyapkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus dimulai. Mengatasi ancaman senjata nuklir “sudah menjadi tugas utama PBB sejak awal,” kata pejabat tertinggi PBB itu. “Pada 1946, resolusi Majelis Umum pertama mengupayakan […]
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres, yang berbicara pada Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir, menyatakan senjata nuklir harus dilenyapkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus dimulai.
Mengatasi ancaman senjata nuklir “sudah menjadi tugas utama PBB sejak awal,” kata pejabat tertinggi PBB itu.
“Pada 1946, resolusi Majelis Umum pertama mengupayakan ‘penghapusan persenjataan nasional senjata atom dan semua senjata utama lainnya yang dapat disesuaikan dengan pemusnahan massal’,” ungkap sekjen, seperti dilansir Antara mengutip Xinhua, Senin (27/9).
Pimpinan PBB menunjukkan bahwa meski secara keseluruhan jumlah senjata nuklir menurun selama beberapa dekade, namun sekitar 14.000 senjata di seluruh dunia masih ditimbun.
Kondisi itu membuat dunia menghadapi “tingkat risiko nuklir paling tinggi,” dalam hampir empat dekade.
“Kini saatnya untuk mengusir ancaman ini selamanya, melenyapkan senjata nuklir dari dunia kita,” kata Guterres, “dan mengantarkan era baru dialog, harapan dan perdamaian bagi semua orang.”
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
DUNIA06/08/2026 18:00 WIBNetanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
NUSANTARA06/08/2026 22:00 WIBBocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya Ganas
-
RAGAM07/08/2026 01:05 WIBSJA Textile Hadirkan Strategic Fabric Partner, Bantu Brand Fashion dari Awal Produksi
-
NASIONAL07/08/2026 06:00 WIBAmnesty Desak MBG Dihentikan Usai Dugaan Keracunan Massal
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini

















