Berita
Gerindra Nilai Banjir Merendam Jakarta Bukan Sesuatu Yang Dibesarkan-besarkan
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menilai banjir yang merendam sejumlah daerah di Ibu Kota pada Senin (2/11), bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Menurut Rani, wilayah yang terendam pada Senin itu adalah daerah yang memang rawan banjir meski intensitas hujan rendah. “Kalau kita lihat wilayahnya, wilayah yang memang rawan banjir walau curah hujan intensitas […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menilai banjir yang merendam sejumlah daerah di Ibu Kota pada Senin (2/11), bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan.
Menurut Rani, wilayah yang terendam pada Senin itu adalah daerah yang memang rawan banjir meski intensitas hujan rendah.
“Kalau kita lihat wilayahnya, wilayah yang memang rawan banjir walau curah hujan intensitas rendah atau sedang, sudah pasti kan banjir, jadi sepertinya bisa dibilang itu bukan hal perlu dibesar-besarkan masalahnya,” kata Rani saat dihubungi, Selasa (2/11/2021).
Rani juga mengatakan, jika pun dalam penanganannya diperlukan waktu, itu adalah hal yang wajar.
“Kalau pun perlu waktu beberapa jam untuk surut mungkin memang diperlukan waktu untuk proses pengaliran air ke tempat semestinya, sehingga terkadang menjadi tergenang dulu sebentar untuk menanti proses airnya berjalan. Di musim hujan memang pastinya resiko terjadinya banjir itu pasti ada,” katanya.
Dihubungi terpisah, Anggota Komisi D dari Fraksi PKS Dedi Supriadi mendorong Pemprov DKI terus memperbaiki penanganan air, apalagi, kata dia, saat ini belum masuk puncak musim hujan.
“Perlu identifikasi wilayah-wilayah yang dry out rate-nya makin panjang waktunya. Apa karena fungsi saluran yang berkurang baik karena endapan atau alih fungsi sehingga saluran tidak optimal,” katanya.
Sejumlah daerah di Jakarta terendam banjir pada Senin (1/11). Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat pada pukul 18.00 WIB, ada 13 RT di Ibu Kota yang terendam banjir.
13 RT itu berada di beberapa kelurahan di wilayah Jakarta Timur. Di Kelurahan Lubang Buaya, ada 1 RT yang terendam banjir dengan ketinggian 40 cm. Banjir disebut karena luapan Kali Sunter.
Di Kelurahan Cipinang Melayu, BPBD mencatat ada 9 RT yang terdampak banjir dengan ketinggian 40-55 cm. Banjir di daerah ini juga disebut karena luapan Kali Sunter.
Sementara di Kelurahan Cipinang Muara, ada 3 RT yang terdampak banjir dengan ketinggian 40 cm. Luapan Kali Sunter disebut menjadi penyebab banjir di daerah tersebut.
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
RIAU25/08/2026 15:30 WIBTitik Api Pelalawan Turun 50%
-
DUNIA25/08/2026 15:00 WIBInggris Buka Akses Teknologi Rudal ke Ukraina
-
NUSANTARA25/08/2026 20:00 WIBRatusan Hektare Tahura Arjuno Hangus Dilalap Api
-
RIAU25/08/2026 19:30 WIBPadamkan Api Karhutla, Kapolres Pelalawan Terima 30 Unit Oksigen Portabel untuk Personel
-
DUNIA25/08/2026 21:00 WIBHarga BBM Iran Bisa Tembus Rp11 Ribu
-
JABODETABEK25/08/2026 22:00 WIBSejumlah Rumah di Duren Sawit Hangus Terbakar

















